LombokPost- Sebanyak 549 mahasiswa Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) diwisuda di GOR Hamzanwadi Pancor, Lotim.
Dalam sambutannya, Rektor IAIH Pancor Dr TGB M Zainul Majdi menegaskan wisuda bukanlah akhir dari proses pendidikan, melainkan awal dari pengabdian nyata alumni di tengah masyarakat.
"Pentingnya integrasi antara kecerdasan intelektual, kekuatan spiritual, dan kepekaan sosial dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks," terang TGB M Zainul Majdi, di hadapan para wisudawan dan tamu undangan (20/12).
Baca Juga: IAIH Pancor Yudisium 549 Mahasiswa
Kata dia, perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan tidak boleh menjauhkan manusia dari nilai-nilai kemanusiaan dan akhlak.
Diharapkan, lulusan IAIH Pancor mampu menjadi pribadi yang adaptif terhadap perubahan, tanpa kehilangan identitas keislaman dan kepesantrenan.
"Ilmu pengetahuan harus berjalan seiring dengan akhlak. Gelar akademik bukan sekadar simbol keberhasilan, tetapi amanah untuk memberi manfaat bagi umat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Selain itu ia juga meminta para wisudawan agar tetap memegang teguh nilai moderasi beragama, serta menjadikan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam.
Ia juga menekankan pentingnya semangat khidmah, sebagaimana nilai perjuangan yang diwariskan oleh pendiri Nahdlatul Wathan sekaligus pendiri IAIH Pancor, Al-Magfurulah TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.
Tidak hanya wisudawan, TGB juga mendorong seluruh civitas akademika IAIH Pancor, untuk terus memperkuat kualitas pendidikan tinggi Islam yang mampu menjawab tantangan global, sekaligus berakar kuat pada tradisi keilmuan dan nilai-nilai lokal.
Baca Juga: Cetak Pemimpin Visioner, IAIH Pancor Lantik Pengurus BEM dan HMPS
“Kita ingin melahirkan generasi yang cerdas secara global, tetapi kokoh secara moral dan spiritual, generasi yang berotak maju, namun berhati lurus dan berpihak pada kemaslahatan,” tegasnya.
Momentum wisuda diharapkan menjadi titik tolak lahirnya alumni yang berintegritas, berdaya saing, serta siap berkontribusi aktif dalam pembangunan masyarakat. (par/r6)
Editor : Prihadi Zoldic