LombokPost - MAN 3 Mataram merayakan hari jadinya yang ke-7 dengan menggelar rangkaian kegiatan bertajuk Mantra Festival.
Perayaan milad ini menjadi momentum bagi madrasah untuk menegaskan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan yang terus tumbuh dan berprestasi.
Puncak Mantra Festival MAN 3 Mataram berlangsung khidmat dan semarak pada Kamis (18/12), setelah seluruh siswa menyelesaikan agenda Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS).
Dalam Mantra Festival, panitia mengundang SMP dan MTs se-Pulau Lombok untuk ambil bagian dalam sejumlah lomba. Di antaranya lomba tilawah, olimpiade MIPA, serta olimpiade Bahasa Arab.
Kepala MAN 3 Mataram Lalu Mufti Sadri menjelaskan, keterlibatan siswa SMP dan MTs se-Pulau Lombok merupakan langkah strategis untuk memperluas jejaring sekaligus mengenalkan madrasah kepada peserta didik.
“Ini kami lakukan untuk membangun silaturahim yang erat dengan SMP dan MTs, sekaligus mengenalkan MAN 3 Mataram kepada siswa-siswi di seluruh Pulau Lombok,” ujar Mufti, Minggu (21/12).
Selain lomba akademik dan seni, kemeriahan Milad ke-7 MAN 3 Mataram juga dirasakan internal madrasah melalui kegiatan jalan sehat.
Agenda ini diikuti keluarga besar MAN 3 Mataram, mulai dari siswa, guru, tenaga kependidikan, hingga alumni yang hadir untuk mempererat tali persaudaraan.
Rangkaian Mantra Festival ditutup dengan doa bersama yang digelar pada Jumat (19/12). Kegiatan ini menjadi refleksi sekaligus harapan agar MAN 3 Mataram terus melangkah sebagai madrasah yang Maju, Bermutu, dan Mendunia.
Di tengah suasana syukur Milad ke-7 MAN 3 Mataram, keluarga besar madrasah juga memanjatkan doa bagi para korban bencana alam di sejumlah wilayah Indonesia. Doa dipanjatkan untuk warga di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh yang tengah tertimpa musibah.
Editor : Marthadi