LombokPost- Memasuki libur sekolah semester ganjil tahun ajaran 2025/2026, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram mengimbau orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak.
Imbauan ini disampaikan seiring panjangnya masa libur sekolah yang berpotensi memunculkan aktivitas negatif jika tidak diawasi dengan baik.
Kepala Disdik Kota Mataram Yusuf menegaskan, libur sekolah seharusnya menjadi momentum bagi siswa untuk beristirahat sekaligus mengisi waktu dengan kegiatan bermanfaat.
“Libur sekolah bukan berarti lepas kontrol. Kami sangat berharap peran aktif orang tua sebagai pendidik utama di rumah untuk menjaga anak-anak kita,” ujar Yusuf.
Masa libur sekolah di Kota Mataram berlangsung mulai 22 Desember hingga 4 Januari, setelah seluruh siswa menyelesaikan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS). Yusuf menekankan sedikitnya tiga hal penting yang perlu menjadi perhatian orang tua selama libur sekolah.
Pertama, pengawasan pergaulan anak. Orang tua diminta mengetahui dengan siapa anak bergaul agar terhindar dari potensi kenakalan remaja maupun pengaruh negatif lingkungan.
Kedua, penggunaan gawai dan media sosial. Dengan waktu luang yang lebih banyak, pengawasan terhadap durasi dan konten digital dinilai penting agar anak tetap mengakses hal-hal edukatif.
Ketiga, keamanan anak saat beraktivitas di luar rumah. Mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu, orang tua diimbau memastikan keselamatan anak saat berwisata atau bermain di luar rumah.
“Pastikan anak-anak tetap melakukan kegiatan positif dan terhindar dari potensi bahaya di jalanan maupun lingkungan,” tegas Yusuf.
Selain pengawasan, Yusuf mendorong orang tua mengarahkan anak mengisi libur sekolah dengan kegiatan yang dapat mengasah keterampilan nonakademik. Di antaranya berolahraga, menyalurkan hobi, mengikuti kegiatan keagamaan, hingga membantu orang tua di rumah.
“Kita ingin saat masuk sekolah nanti, anak-anak kembali dalam kondisi bugar, sehat, dan memiliki semangat baru untuk belajar, bukan malah terjerumus dalam kegiatan yang merugikan masa depan mereka,” tambah Yusuf.
Ia juga menginstruksikan pihak sekolah di Kota Mataram untuk tetap menjalin komunikasi aktif dengan komite sekolah dan orang tua selama masa libur sekolah guna memastikan pengawasan terhadap peserta didik tetap berjalan.
Editor : Redaksi Lombok Post