LombokPost - Prestasi membanggakan ditorehkan siswa SMPN 8 Mataram. Lalu Harun Abdurrahman, siswa kelas 8C, berhasil lolos pelatihan coding tingkat nasional di Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung.
Perjalanan Harun menuju Polman Bandung bukan proses instan. Minatnya pada dunia coding dan STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika) ditempa melalui tahapan seleksi ketat dan berjenjang hingga tingkat nasional.
Tahap awal seleksi dilakukan secara daring. Selama 24 pertemuan, Harun rutin mengikuti pembelajaran melalui platform Zoom serta menyelesaikan berbagai tugas melalui Learning Management System (LMS) yang terintegrasi dengan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
“Sistemnya seperti drive untuk menyimpan hasil tugas. Semua direkap Puspresnas,” ujar Harun.
Di akhir tahap pertama, Harun menghadapi post-test nasional dengan materi kompleks mencakup coding, sains, matematika, hingga STEM.
Berkat ketekunan dan konsistensinya, Harun lolos seleksi nasional dan berhak melanjutkan ke tahap kedua di Polman Bandung pada awal Desember lalu.
Setibanya di Polman Bandung, Harun mengikuti rangkaian pelatihan intensif yang berlangsung sejak 7 hingga 13 Desember.
Selama sepekan, ia mendalami coding tingkat lanjut, penguatan materi fisika, serta pengenalan alat elektronik di lingkungan kampus vokasi tersebut.
“Kami belajar fisika tentang alat-alat elektronik di Polman Bandung. Ada juga bootcamp dan pengerjaan proyek secara berkelompok,” jelas Harun.
Dalam proyek tersebut, Harun berkolaborasi dengan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. Skema ini dirancang untuk melatih kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan kerja tim dalam menyelesaikan tantangan berbasis teknologi dan STEM.
Meski belum meraih predikat peserta terbaik atau juara kelompok, Harun mengaku bersyukur dapat mengikuti pelatihan tingkat nasional dan memperoleh banyak pengalaman berharga.
“Alhamdulillah, InsyaAllah saya paham materi coding dan sains yang disampaikan di sana. Ilmunya sangat bermanfaat,” tutup Harun.
Editor : Marthadi