LombokPost - Sejumlah madrasah di Kota Mataram mulai bersiap mengikuti kebijakan Full Day School. Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram kini mematangkan langkah penyesuaian jam belajar madrasah agar sejajar dengan aturan sekolah di bawah naungan Kementerian Pendidikan.
Kepala Kemenag Kota Mataram Hamdun mengatakan, rencana penyesuaian jam belajar madrasah di Mataram sebenarnya telah dibahas sejak pertengahan tahun lalu.
Namun, penerapannya dilakukan secara hati-hati dengan memastikan dasar regulasi yang kuat.
“Kami sebenarnya sudah merencanakan dari pertengahan tahun. Namun, saya minta dicari dulu regulasi yang paling pas supaya tidak keliru dalam penerapannya,” ujar Hamdun.
Terbitnya Surat Edaran (SE) Wali Kota Mataram tentang Full Day School menjadi penguat bagi Kemenag Kota Mataram untuk segera merealisasikan kebijakan tersebut di lingkungan madrasah. Dengan adanya SE tersebut, arah kebijakan dinilai semakin jelas dan memiliki payung hukum yang kuat.
Menurut Hamdun, koordinasi intensif terus dilakukan dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag guna memastikan kesiapan seluruh perangkat pendidikan.
Kebijakan penyesuaian jam belajar madrasah tidak hanya berdampak pada jam pulang siswa, tetapi juga berpengaruh besar terhadap Kalender Pendidikan (Kaldik).
“Penyesuaian ini akan menyentuh jam pelajaran yang pasti berubah total dari jadwal sebelumnya. Jadi tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa,” jelas Hamdun.
Untuk meminimalkan kendala di lapangan, Hamdun segera mengumpulkan kepala madrasah (kamad) guna membahas teknis pelaksanaan. Sebelum diterapkan menyeluruh, uji coba akan dilakukan pada madrasah yang dinilai sudah siap, baik dari sisi sarana prasarana maupun kondisi sosial.
“Kita petakan dulu madrasah mana yang siap. Uji coba dilakukan sambil terus berkoordinasi dengan Kanwil,” ungkap Hamdun.
Ia berharap, kebijakan penyesuaian Full Day School membuat madrasah tetap kompetitif dan tidak tertinggal dari sekolah umum lainnya. Melalui penyelarasan aturan jam belajar, madrasah diharapkan mampu memberikan layanan pendidikan yang setara dan adaptif terhadap kebijakan pendidikan nasional.
Editor : Marthadi