LombokPost- Dua siswi SMPN 10 Mataram, Riva Aulya Yuanita dan Laura Noviandini, sukses meraih juara pertama lomba videografi bertema “Cegah Perkawinan Anak”. Ajang tersebut digelar oleh TPS Project Academy.
Keberhasilan siswi kelas VIII ini membuktikan kemampuan mereka bersaing di level kompetisi sekaligus berperan aktif menyuarakan isu sosial.
Dalam karyanya, Riva dan Laura menyuguhkan video pendek dengan pesan visual yang kuat mengenai risiko dan dampak negatif pernikahan dini.
Alur cerita yang menyentuh dan teknik pengambilan gambar yang apik membuat video tersebut unggul dibanding peserta lain.
Pesan edukatif yang disampaikan dinilai efektif mengajak remaja sebaya agar memahami pentingnya menunda usia pernikahan demi masa depan yang lebih baik.
Kepala SMPN 10 Mataram Chamim Tohari mengapresiasi capaian prestasi tersebut.
Ia menegaskan sekolah terus mendukung siswa untuk berkembang di bidang kreativitas digital.
“Kami sangat bangga atas prestasi Riva dan Laura. Ini membuktikan siswa SMPN 10 Mataram mampu berprestasi dan bersaing di bidang kreatif, sekaligus membawa pesan sosial,” ujar Chamim.
Menurutnya, keberhasilan ini bukan sekadar mengejar juara, melainkan kontribusi nyata dalam mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda.
Chamim berharap prestasi ini memotivasi siswa lain di SMPN 10 Mataram untuk terus berkarya, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
“Serta tetap peduli terhadap isu-isu sosial di sekitarnya,” pungkas Chamim.
Editor : Akbar Sirinawa