Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Hadapi TKA 2026, SDN 14 Cakranegara Perkuat Literasi Numerasi

Ali Rojai • Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:30 WIB
Murid SDN 14 Cakranegara melaksanakan kegiatan belajar mengajar di sekolah setempat, Rabu (28/1). Hadapi TKA 2026, SDN 14 Cakranegara perkuat literasi numerasi.
Murid SDN 14 Cakranegara melaksanakan kegiatan belajar mengajar di sekolah setempat, Rabu (28/1). Hadapi TKA 2026, SDN 14 Cakranegara perkuat literasi numerasi.

LombokPost- SDN 14 Cakranegara mematangkan persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 bagi murid kelas VI. Sekolah yang berada di Jalan Laksamana Cakranegara ini menaruh perhatian serius pada penguatan literasi numerasi sebagai bekal utama menghadapi ujian tersebut.

Langkah cepat ini diambil karena murid kelas VI saat ini dinilai memiliki tantangan berbeda. Mereka merupakan angkatan yang sempat menjalani pembelajaran daring akibat pandemi Covid-19, sehingga input akademiknya tidak sepenuhnya sama dengan angkatan sebelumnya. Persiapan TKA 2026 pun difokuskan pada peningkatan kemampuan dasar agar murid tidak gagap saat ujian akhir.

Kepala SDN 14 Cakranegara Gusti Ayu Aryanti mengatakan pihak sekolah bersama wali kelas telah bersepakat menambah jam pelajaran melalui program pengayaan khusus. Program ini dirancang untuk memperkuat literasi numerasi murid secara bertahap dan terukur.

“Melalui program pengayaan ini, guru memberikan pendalaman materi agar kemampuan literasi numerasi siswa mencapai standar yang diharapkan dalam persiapan TKA 2026,” ujar Ayu.

Meski terdampak pandemi, kata Ayu, angkatan ini justru memiliki keunggulan dalam penguasaan teknologi informasi. Mereka dinilai lebih adaptif terhadap perangkat digital karena terbiasa mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) saat duduk di kelas V.

Pengalaman menghadapi soal literasi numerasi pada ANBK tersebut menjadi modal penting. Murid tidak lagi kaku saat mengerjakan soal berbasis digital dan lebih siap menghadapi pola soal yang menuntut kemampuan berpikir.

Dalam pelaksanaannya, SDN 14 Cakranegara menyiasati keterbatasan anggaran dengan tidak serta-merta membeli buku kumpulan soal. Sekolah memilih buku penunjang yang relevan dengan kisi-kisi terbaru TKA 2026. Guru kemudian memberikan latihan soal atau drill rutin untuk mengasah ketajaman berpikir murid.

“Program pengayaan ini terus kami pantau agar selaras dengan target capaian skor literasi numerasi yang optimal,” terang Ayu.

Tak hanya mengandalkan peran sekolah, kolaborasi dengan orang tua murid juga menjadi kunci. Orang tua dilibatkan untuk memantau kegiatan belajar anak di rumah, mengingat kelas VI merupakan jenjang akhir pendidikan dasar. Dengan sinergi ini, intensitas pengayaan diharapkan mampu meningkatkan kesiapan murid sekaligus mendorong mereka meraih hasil maksimal.

Wali Kelas VI SDN 14 Cakranegara I Wayan Agus Karmajaya menuturkan pihaknya telah melaksanakan tryout TKA sebagai bahan evaluasi awal.

“Hasil tryout menjadi dasar evaluasi kami. Bagian yang masih lemah langsung kami perdalam,” jelas Agus.

Dari hasil tryout tersebut, lanjut Agus, kemampuan numerasi murid masih perlu ditingkatkan. Guru pun menyiapkan buku tambahan dan secara intens membedah kisi-kisi soal TKA 2026 bersama murid.

“Soal TKA tidak hanya pilihan ganda. Dalam satu soal, murid bisa diminta memilih lebih dari satu jawaban benar. Ini menuntut kemampuan berpikir, bukan sekadar menghafal,” pungkas Agus.

Editor : Redaksi Lombok Post
#Tes Kemampuan Akademik 2026 #SDN 14 Cakranegara #Literasi numerasi #Try Out TKA #Pendidikan dasar Mataram #TKA 2026 #Persiapan TKA SD #ANBK SD #Murid kelas VI