Lombok Post-Sebanyak 144 siswa MAN 1 Mataram yang dinyatakan eligible kini bersiap menghadapi persaingan ketat masuk perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Jumlah tersebut setara 45 persen dari total 319 siswa kelas XII, sekaligus menjadi modal MAN 1 Mataram dalam meningkatkan kelulusan SNBP 2026.
Menghadapi persaingan SNBP berskala nasional, MAN 1 Mataram mengambil langkah antisipatif. Sekolah meminta seluruh siswa eligible melakukan pemetaan nilai rapor sebelum menentukan pilihan program studi (prodi) dan PTN tujuan agar tidak terjadi penumpukan pilihan yang berisiko menggagalkan peluang lolos SNBP.
Salah satu prodi yang kembali menjadi sorotan adalah Kedokteran Universitas Mataram (Unram). Prodi favorit ini hampir selalu menjadi incaran utama siswa MAN 1 Mataram eligible SNBP, meski daya tampung terbatas dan tingkat persaingan sangat tinggi.
“Kita sebar mereka. Jangan sampai menumpuk di satu prodi, misalnya Kedokteran Unram. Kalau sudah ada teman yang nilainya lebih tinggi, yang lain harus mencari alternatif prodi atau PTN lain agar peluang lolos SNBP tetap terbuka,” ujar Waka Humas MAN 1 Mataram Sartono Ramli, Selasa (3/2).
Selain mengatur strategi pemilihan prodi, Sartono juga memetakan kemampuan akademik siswa berdasarkan nilai rapor dan mata pelajaran pendukung. Bagi siswa yang mengincar Kedokteran melalui jalur SNBP, nilai Biologi menjadi indikator utama yang harus benar-benar unggul.
Jika nilai rapor dinilai belum kompetitif, siswa diarahkan bersikap realistis dengan mempertimbangkan PTN lain, termasuk UIN, guna mengamankan peluang lolos SNBP 2026.
Sartono mengakui tantangan SNBP tahun ini semakin berat. Standar KKM MAN 1 Mataram saat ini berada di angka 93, sementara sejumlah sekolah lain telah mematok KKM 96 hingga 99. Untuk menyiasati hal tersebut, sekolah menerapkan kebijakan agar nilai rapor siswa tetap kompetitif di atas angka 90.
Target kelulusan SNBP MAN 1 Mataram pun dipasang lebih tinggi. Jika pada tahun sebelumnya sekitar 30 siswa lolos SNBP, dengan 144 siswa eligible SNBP 2026 sekolah optimistis angka kelulusan dapat meningkat signifikan.
“Kami terus mewanti-wanti siswa agar memahami kekuatan nilai rapor masing-masing. Fokus kami adalah bagaimana 144 siswa eligible SNBP ini bisa terserap maksimal di PTN pilihan mereka,” tegas Sartono.
Sementara itu, Kepala MAN 1 Mataram Lalu Syauki mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan tim guru pendamping SNBP untuk mengawal siswa eligible secara intensif. Pendampingan dilakukan mulai dari pemetaan nilai hingga penentuan prodi dan PTN di berbagai daerah di Indonesia.
“Kami ingin siswa MAN 1 Mataram bisa diterima di PTN impiannya melalui jalur SNBP,” pungkas Syauki.
Editor : Pujo Nugroho