LombokPost - MAN 3 Mataram kembali menggelar uji publik tahfiz Alquran bagi siswa kelas XII. Agenda tahunan ini menjadi tahapan penting karena uji publik tahfiz ditetapkan sebagai syarat wajib sebelum siswa mengikuti ujian madrasah hingga prosesi kelulusan.
Tahun ini, sebanyak 59 siswa kelas XII MAN 3 Mataram mengikuti uji publik tahfiz Alquran. Kegiatan berlangsung selama lima hari, mulai 9 hingga 13 Februari.
Selama pelaksanaan, kemampuan hafalan Alquran para siswa diuji secara ketat oleh delapan mustami (penyimak) yang bertugas secara bergiliran. MAN 3 Mataram menargetkan capaian minimal 3 juz. Namun, terdapat kebijakan khusus pada pelaksanaan tahun ini karena waktu pengujian dilakukan lebih awal.
“Karena ujian dilakukan Februari, bukan April atau Mei, kami memberikan kebijakan bijaksana. Siswa minimal menyetorkan hafalan Alquran sebanyak 2,5 juz. Namun, bagi mereka yang mampu mencapai target 3 juz kami akan memberikan reward atau penghargaan khusus sebagai bonus,” ujar Kepala MAN 3 Mataram Lalu Mufti Sadri, Selasa (10/2).
Mufti menegaskan, uji publik tahfiz Alquran bukan sekadar rutinitas tahunan. Program ini merupakan bagian dari proses panjang pembentukan karakter siswa yang telah dimulai sejak kelas X.
Ia menjelaskan, siswa kelas XII MAN 3 Mataram selama ini dibiasakan hidup dalam ekosistem literasi Alquran. Kegiatan itu meliputi tasmik harian, salat Duha bersama, hingga kultum siswa yang terintegrasi dalam sistem full day school.
Menurutnya, aktivitas mengaji menjadi konsep terbaik untuk membentengi siswa dari kegiatan negatif yang tidak bermanfaat. Dengan jadwal padat mulai literasi pagi hingga salat ashar berjamaah, siswa diharapkan lebih konsisten meningkatkan pengamalan keagamaan.
Melalui uji publik tahfiz ini, MAN 3 Mataram menargetkan lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kedekatan spiritual yang kuat melalui hafalan Alquran.
Bagi siswa yang belum mencapai target dalam jadwal yang ditentukan, sekolah tetap memberikan kesempatan remedi pada hari terakhir. Kesempatan itu diberikan agar siswa tetap memenuhi syarat mengikuti ujian madrasah dan prosesi kelulusan.
“Kegiatan uji publik tahfiz di MAN 3 Mataram menjadi komitmen madrasah dalam mencetak generasi qurani yang siap terjun ke masyarakat dengan bekal akhlak dan hafalan yang mumpuni,” tutup Mufti.
Editor : Prihadi Zoldic