LombokPost- SMAN 3 Mataram akan mengintensifkan kegiatan tadarus Ramadan untuk meningkatkan iman dan takwa siswa.
Selama Ramadan, tadarus di SMAN 3 Mataram menjadi agenda rutin sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.
Kepala SMAN 3 Mataram Yuspita Martiningrum menjelaskan, siswa kelas X, XI, dan XII yang muslim mengikuti tadarus Ramadan setiap pagi. Kegiatan ini dilaksanakan di masjid sekolah, meski sebagian siswa juga mengaji di ruang kelas.
“Setelah tadarus Ramadan, siswa langsung mengikuti KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) seperti biasa. Sebelum pulang, mereka juga melaksanakan salat zuhur berjamaah di masjid,” ujar Yuspita.
Program keagamaan di SMAN 3 Mataram tidak hanya sebatas tadarus Ramadan. Setiap hari, siswa juga melaksanakan salat zuhur berjamaah. Usai salat, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) menyampaikan tausiah dengan materi seputar Ramadan, keutamaan ibadah, dan penguatan karakter.
Tausiah Ramadan juga diisi pembina Imtak (iman dan takwa) sekolah. Melalui rangkaian kegiatan ini, Yuspita berharap nilai-nilai keislaman tidak hanya dipahami, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menegaskan, tadarus Ramadan di SMAN 3 Mataram menjadi bagian dari pembinaan karakter religius siswa. Sekolah ingin menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam aspek spiritual.
Selain tadarus Ramadan dan salat berjamaah, Yuspita juga mengumpulkan zakat fitrah dari warga sekolah. Zakat fitrah akan disalurkan kepada masyarakat kurang mampu di lingkungan sekitar sekolah.
“Zakat fitrah juga akan kami salurkan ke lembaga sosial seperti panti asuhan. Ini menjadi bagian dari pendidikan sosial dan kepedulian siswa selama Ramadan,” pungkas Yuspita.
Editor : Kimda Farida