Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

MTsN 1 Mataram Uji Coba Ujian Berbasis Android, Hemat Anggaran 70 Persen dan Nilai Langsung Keluar

Ali Rojai • Rabu, 25 Februari 2026 | 07:00 WIB

Kepala MTsN 1 Mataram H Muhammad Salahuddin memantau pelaksanaan uji coba ujian berbasis android di madrasah setempat, Selasa (24/2). Madrasah uji coba ujian berbasis android, hemat anggaran 70 persen
Kepala MTsN 1 Mataram H Muhammad Salahuddin memantau pelaksanaan uji coba ujian berbasis android di madrasah setempat, Selasa (24/2). Madrasah uji coba ujian berbasis android, hemat anggaran 70 persen

LombokPost- Uji coba ujian berbasis android di MTsN 1 Mataram mendapat respons positif dari ratusan siswa. Uji coba ini menjadi bagian dari percepatan transformasi digital di lingkungan madrasah. Selain dinilai lebih praktis, sistem ini juga mampu menekan biaya operasional secara signifikan.

Dalam pelaksanaannya, siswa tidak lagi menggunakan kertas dan pensil. Mereka memanfaatkan smartphone berbasis android masing-masing atau tablet yang disediakan sekolah. Soal ujian diakses melalui aplikasi khusus atau platform Computer Based Test (CBT) yang terintegrasi dengan server madrasah.

Untuk menjaga integritas ujian, pihak sekolah menerapkan sistem keamanan ketat menggunakan aplikasi seperti Exambro dan Safe Exam Browser.

Fitur pengamanannya cukup lengkap. Mulai dari Anti-Screenshot yang mencegah siswa mengambil tangkapan layar, Dual-Window Block yang mendeteksi jika peserta membuka aplikasi lain atau mesin pencari, hingga Deteksi Notifikasi yang dapat menghentikan ujian apabila muncul gangguan dari luar sistem.

Kepala MTsN 1 Mataram Muhammad Salahuddin yang memantau langsung uji coba tersebut menjelaskan, sistem ini mampu memangkas biaya operasional hingga 70 persen. Penghematan terbesar berasal dari pengurangan biaya cetak soal dan distribusi kertas.

“Uji coba ujian berbasis android ini bukan sekadar mengikuti tren digital. Ini soal efisiensi dan transparansi. Guru tidak perlu lagi mengoreksi ribuan lembar jawaban secara manual, dan nilai bisa langsung diketahui siswa secara real-time setelah menekan tombol selesai,” ujar Salahuddin.

Keunggulan lain dari sistem ini adalah hasil evaluasi yang lebih cepat dan akurat. Sistem secara otomatis merekap nilai sehingga meminimalkan kesalahan koreksi.

Meski pelaksanaan uji coba berjalan lancar, Salahuddin mengakui masih ada sejumlah kendala teknis yang perlu disempurnakan sebelum diterapkan pada ujian utama. Evaluasi akan dilakukan agar sistem semakin stabil dan siap digunakan secara penuh.

Dengan langkah ini, Salahuddin menegaskan komitmennya dalam mendukung digitalisasi pendidikan melalui penerapan sistem yang efisien, transparan, dan ramah lingkungan.

Editor : Akbar Sirinawa
#Hemat anggaran 70 persen #Ujian berbasis android MTsN 1 Mataram #MTSN 1 Mataram #Ujian berbasis android #Ujian tanpa kertas #digitalisasi pendidikan #Transformasi digital madrasah #Nilai langsung keluar #Sistem keamanan ujian android #CBT madrasah