Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

MAN 1 Mataram Siapkan 89 Siswa Hadapi OSN dan OMI 2026, Pembinaan Intensif Dimulai

Ali Rojai • Jumat, 27 Februari 2026 | 16:32 WIB

Siswa MAN 1 Mataram yang akan mengikuti OSN bidang biologi mendapat pembinaan di madrasah setempat, Kamis (26/2). MAN 1 Mataram siapkan 89 siswa hadapi OSN dan OMI 2026, pembinaan intensif dimulai.
Siswa MAN 1 Mataram yang akan mengikuti OSN bidang biologi mendapat pembinaan di madrasah setempat, Kamis (26/2). MAN 1 Mataram siapkan 89 siswa hadapi OSN dan OMI 2026, pembinaan intensif dimulai.

LombokPost - MAN 1 Mataram tancap gas menyongsong OSN dan OMI 2026.

Madrasah ini membentuk tim khusus menghadapi Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 dengan persiapan lebih awal dan pembinaan berlapis.

Sebanyak 89 siswa terbaik mulai digembleng intensif demi target prestasi nasional.

Kepala MAN 1 Mataram Lalu Syauki menuturkan, antusiasme siswa mengikuti seleksi OSN dan OMI 2026 sangat tinggi.

Dari total 357 pendaftar, hanya 89 siswa lolos seleksi ketat dan tergabung dalam sembilan mata pelajaran unggulan.

“Tim ini sudah masuk tahap pembinaan intensif untuk OSN dan OMI 2026. Kita ingin mereka benar-benar siap bersaing,” ujar Syauki, Kamis (26/2).

Sembilan mapel yang menjadi fokus pembinaan meliputi Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Geografi, Kebumian, Astronomi, dan TIK.

Komposisi ini disiapkan menghadapi dua ajang besar, yakni OSN dan OMI.

Strategi pembinaan OSN dan OMI 2026 di MAN 1 Mataram tidak main-main. Selain pembinaan dari guru internal, siswa mendapat penguatan materi dari tenaga ahli eksternal.

Madrasah menjalin kolaborasi dengan sejumlah perguruan tinggi seperti Universitas Mataram khusus FKIP dan FMIPA, Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma), Universitas Muhammadiyah Mataram, hingga Universitas Islam Al-Azhar.

Untuk memperkuat mental tanding menghadapi OSN dan OMI 2026, madrasah merekrut alumni olimpiade berpengalaman sebagai narasumber sesuai bidangnya. Persaingan tahun depan diprediksi semakin ketat karena tidak ada sekat antara sekolah di bawah Kemendikdasmen maupun Kementerian Agama.

Memasuki Maret, kata Syauki, tahapan sosialisasi dan pelaksanaan OSN mulai bergulir. Karena itu, dukungan orang tua menjadi faktor krusial dalam suksesnya tim OSN dan OMI 2026. Tidak hanya dukungan moral, tetapi juga partisipasi menghadirkan narasumber tambahan hingga pembiayaan try out daring dan luring.

Dengan persiapan matang dan sistem pembinaan komprehensif, Syauki optimistis mampu berbicara banyak di OSN dan OMI 2026.

“Target kita jelas, mengharumkan nama madrasah di level nasional dan membuktikan kualitas pendidikan madrasah mampu bersaing di ajang sains bergengsi,” tandas Syauki.

Editor : Pujo Nugroho
#OSN dan OMI 2026 #Try out OSN #MAN 1 Mataram #Prestasi madrasah NTB #Olimpiade Sains Nasional #Olimpiade Madrasah Indonesia #Siswa berprestasi NTB #Kolaborasi kampus Mataram #Pembinaan OSN 2026 #Tim OSN MAN 1 Mataram