LombokPost- Cegah learning loss, pembelajaran tatap muka mulai Senin (30/3) dipastikan tetap berjalan tanpa sistem daring.
Kebijakan cegah learning loss sekolah tatap muka ini menjadi keputusan final agar proses belajar mengajar kembali optimal usai libur Lebaran.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram Yusuf menegaskan, cegah learning loss sekolah tatap muka menjadi prioritas utama. Hingga saat ini, belum ada instruksi resmi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk menerapkan pembelajaran daring.
“Cegah learning loss sekolah tatap muka ini penting. Kalau tatap muka saja masih ada yang belum paham, apalagi kalau daring,” tegasnya.
Menurutnya, pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa pembelajaran daring kerap tidak efektif. Sistem daring yang hanya berfokus pada pemberian tugas melalui gawai dinilai justru meningkatkan risiko learning loss pada siswa.
Karena itu, cegah learning loss sekolah tatap muka dipilih sebagai solusi terbaik. Interaksi langsung antara guru dan siswa dinilai jauh lebih efektif dalam memastikan pemahaman materi.
Meski demikian, pihaknya tetap membuka kemungkinan perubahan jika ada kebijakan baru dari pusat. Namun selama belum ada edaran resmi, cegah learning loss sekolah tatap muka akan terus diberlakukan di seluruh sekolah di Kota Mataram.
Orang tua dan siswa pun diminta bersiap menghadapi aktivitas belajar normal di kelas. Dengan kebijakan cegah learning loss sekolah tatap muka ini diharapkan kualitas pendidikan tetap terjaga dan tidak kembali mengalami penurunan seperti sebelumnya.
Editor : Kimda Farida