LombokPost- Meski belum berhasil menjadi juara pada ajang Olimpiade Nasional Bahasa Jerman yang digelar di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) Bahasa di Jakarta baru-baru ini, Ni Kadek Nilam Wirasana Putri tetap menunjukkan sikap positif dan rasa bangga.
Siswi dari SMAN 3 Mataram ini memandang keikutsertaannya di level nasional bukan sekadar soal menang atau kalah, melainkan pengalaman berharga yang membentuk mentalitasnya sebagai pelajar berprestasi.
Dalam evaluasinya, Nilam, sapaan karibnya, mengakui persaingan di tingkat nasional sangat ketat. Ia menggarisbawahi satu aspek yang akan menjadi fokus perbaikannya di masa depan.
“Kemampuan berbicara yang kurang kita persiapkan,” ungkap Nilam.
Keterbatasan persiapan pada sesi berbicara menjadi catatan penting baginya untuk meningkatkan kefasihan berbahasa Jerman pada kesempatan berikutnya. Perjuangan Nilam di Jakarta tidak hanya soal adu kecerdasan di dalam ruangan.
Ajang tahunan ini diwarnai tantangan alam yang tak terduga. Cuaca ekstrem berupa hujan badai hingga bencana banjir sempat mewarnai jalannya perlombaan, yang menambah beban mental bagi peserta dari daerah.
Meski menghadapi kendala teknis dan kondisi lingkungan yang sulit, Nilam tetap berkomitmen untuk terus belajar.
“Saya merasa mendapat banyak pengalaman. Saya akan memberikan yang terbaik nantinya jika ada kesempatan yang sama lagi,” tutup Nilam.
Editor : Kimda Farida