LombokPost- Kehadiran guru ASN SMAN 8 Mataram mencapai 100 persen pada hari pertama masuk sekolah usai libur panjang Idul Fitri. Disiplin guru ASN memastikan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berjalan normal tanpa kendala.
Kepala SMAN 8 Mataram Sunoto turun langsung melakukan pengecekan kehadiran guru.
Langkah ini untuk memastikan seluruh layanan pendidikan berjalan optimal sejak hari pertama. Hasilnya, guru ASN SMAN 8 Mataram hadir lengkap.
“Alhamdulillah, guru ASN semuanya masuk. Kehadiran mencapai 100 persen,” tegas Sunoto.
Meski demikian, Sunoto menjelaskan ada beberapa tenaga honorer yang tidak berada di sekolah pada hari pertama. Kondisi ini bukan karena ketidakhadiran tanpa alasan, melainkan penyesuaian jadwal mengajar.
“Untuk guru honorer, ada yang tidak masuk karena tidak memiliki jam mengajar di hari pertama. Jadi tetap sesuai jadwal KBM,” jelas Sunoto.
Kehadiran penuh guru ASN berdampak pada kelancaran proses pembelajaran. Seluruh kelas terisi dan aktivitas belajar mengajar berjalan normal sejak hari pertama.
Momentum hari pertama ini dinilai penting untuk mengembalikan ritme belajar siswa setelah libur panjang. Dengan kesiapan dan kedisiplinan guru ASN, target pembelajaran di sisa semester diharapkan tercapai maksimal.
“Disiplin guru ASN juga menjadi contoh dalam memulai KBM pasca Lebaran,” tandas Sunoto.
Editor : Prihadi Zoldic