Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Strategi Prof Sukardi Sulap Aset Unram Jadi Mesin Ekonomi: Sasar Senaru Hingga Narmada

Ali Rojai • Selasa, 7 April 2026 | 07:09 WIB
Rektor Unram Prof Dr Sukardi ketika meninjau aset dalam transformasi universitas menuju pengelolaan modern, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Rektor Unram Prof Dr Sukardi ketika meninjau aset dalam transformasi universitas menuju pengelolaan modern, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

 

LombokPost-Universitas Mataram (Unram) mempercepat transformasi aset di kawasan Senaru, Bayan, Narmada, dan Lingsar. Langkah ini dipimpin Rektor Unram Prof Dr Sukardi sebagai strategi memperkuat optimalisasi aset berbasis bisnis, akademik, dan pemberdayaan masyarakat.

Transformasi aset ini menjadi fokus dalam mendorong pengelolaan modern, berkelanjutan, dan berdampak ekonomi. Dalam kunjungan lapangan Jumat (3/4), Prof Sukardi menegaskan transformasi aset bukan sekadar penataan fisik, tetapi membangun ekosistem terpadu yang produktif.

Di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Senaru seluas 225 hektare yang mencakup Tiu Kelep dan Sendang Gile, Unram mulai melakukan pembenahan.

Baca Juga: Unram Perkuat Prodi Farmasi, Kolaborasi Industri Diperluas

Tahap awal difokuskan pada penegasan batas wilayah sebagai dasar perencanaan. Pengembangan selanjutnya diarahkan pada pembangunan pusat pengelolaan, area parkir, coffee shop, dan camping ground.

Pengelolaan kawasan akan berbasis digital untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi.

Optimalisasi aset di Senaru juga melibatkan masyarakat sekitar melalui pembukaan lapangan kerja dan program pelatihan.

Di Bayan, pengembangan difokuskan pada edu farm berbasis peternakan kambing dan domba. Kawasan ini disiapkan menjadi pusat edukasi, penelitian, sekaligus destinasi wisata penunjang kawasan Sembalun.

Baca Juga: Unram Wisuda 1.803 Mahasiswa, Rektor Tekankan Lulusan Berdampak Bagi Masyarakat

Sementara itu, di Narmada, Unram mengembangkan konsep eco farming sebagai bagian dari pertanian berkelanjutan. Program ini bertujuan meningkatkan nilai ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Di Lingsar, penguatan Unram Farm Park terus dilakukan. Kawasan ini akan menjadi pusat praktik mahasiswa sekaligus destinasi edukasi masyarakat.

Penataan infrastruktur menjadi bagian penting agar kawasan lebih menarik dan produktif.

Prof Sukardi menegaskan, pendapatan dari Badan Pengelola Usaha (BPU) akan dimaksimalkan untuk mendukung pengembangan ini. Investasi diarahkan pada seluruh titik strategis, mulai dari Senaru, Bayan, Narmada hingga Lingsar.

“Kami dorong transformasi aset Unram agar memberikan nilai tambah ekonomi, akademik, dan sosial secara berkelanjutan,” tegasnya.

Baca Juga: Prof Sukardi: Saatnya Kolaborasi Bangun Unram

Pengelolaan aset juga melibatkan pihak ketiga yang dipilih secara selektif untuk meningkatkan kualitas layanan dan memastikan keberlanjutan program.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam mempercepat optimalisasi aset secara profesional.

Dengan konsep ekosistem terpadu, Senaru, Bayan, Narmada, dan Lingsar akan saling terhubung sebagai pusat inovasi, bisnis, dan pendidikan. “Komitmen kami transformasi aset Unram akan terus dikembangkan sebagai motor penggerak pembangunan berkelanjutan di NTB,” tandasnya.

 

Editor : Akbar Sirinawa
#Prof Sukardi #Unram #Universitas Mataram #Rektor Unram