LombokPost- Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 menjadi perhatian serius. Ribuan siswa SMP di Kota Mataram fokus menghadapi TKA untuk meraih nilai tinggi dan menembus sekolah favorit.
Persiapan TKA digenjot melalui penguatan literasi dan numerasi. Program peningkatan dilakukan lewat tryout dan pengayaan intensif. Salah satu sekolah yang serius mempersiapkan siswanya adalah SMPN 15 Mataram.
Kepala SMPN 15 Mataram Sri Wahyu Indriani menyebutkan, siswa telah mengikuti dua kali tryout sebagai bagian dari strategi sukses TKA 2026.
Baca Juga: SMKN 1 Lingsar Juara II Samurai Festival 2026, Unggul di Painting Otomotif
“Hasil tryout pertama memang masih rendah. Namun setelah pengayaan intensif, pada tryout kedua terjadi peningkatan signifikan, baik dari persentase maupun nilai individu siswa,” ujarnya.
Peningkatan ini menjadi modal dalam mengejar target TKA 2026. Dari capaian awal sekitar 44 persen, sekolah optimis mampu menembus angka 60 hingga 75 persen.
Nilai TKA menjadi penentu bagi siswa untuk bersaing masuk sekolah favorit. Capaian TKA juga berdampak pada peningkatan kualitas dan daya saing sekolah di tingkat nasional.
Baca Juga: Unram Genjot Program Profesor Berdampak, Siapkan Rp 100 Juta per Tim
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMPN 15 Mataram G.A. Suartini Astuti menegaskan, strategi persiapan TKA dilakukan secara sistematis melalui kombinasi pemantapan daring dan luring.
“Minimal 75 persen siswa bisa meraih nilai di atas 60 atau 65. Ini jadi modal penting untuk menghadapi TKA, apalagi ini pertama kali dilaksanakan,” jelasnya.
Skema pemantapan dilakukan melalui dua jalur. Sebelum masa libur, siswa mengikuti pembelajaran tatap muka dan tryout. Selanjutnya, pemantapan dilakukan secara daring dengan fokus pada literasi dan numerasi.
Baca Juga: Konsolda Pendidikan NTB Petakan ATS, Siapkan Database Isu Pendidikan 2026
Untuk gelombang pertama, pemantapan dilakukan saat libur. Gelombang kedua digelar pada 6 April dengan sekitar 100 siswa. Gelombang ketiga dijadwalkan pada 10 April mendatang.
Menurut Suartini, kombinasi strategi ini efektif untuk mengoptimalkan waktu yang terbatas. Dengan pola tersebut, capaian TKA diharapkan memenuhi target yang ditetapkan.
“Hasil TKA tidak hanya mengantarkan siswa ke sekolah favorit, tetapi juga meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah,” pungkasnya.
Editor : Akbar Sirinawa