Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sango Santri MTsN 3 Mataram, Uji Kompetensi Keagamaan Siswa Kelas IX

Ali Rojai • Minggu, 12 April 2026 | 17:58 WIB
Siswa MTsN 3 Mataram praktik salat yang merupakan bagian dari Ujian Sango Santri di madrasah setempat, Sabtu (11/4).
Siswa MTsN 3 Mataram praktik salat yang merupakan bagian dari Ujian Sango Santri di madrasah setempat, Sabtu (11/4).

 

LombokPost- Program Sango Santri MTsN 3 Mataram kembali digelar sebagai uji kompetensi keagamaan bagi siswa kelas IX. Kegiatan ini menjadi ciri khas MTsN 3 Mataram dalam membentuk karakter religius sekaligus memastikan kesiapan spiritual siswa sebelum lulus.

Sebanyak 197 siswa mengikuti ujian Sango Santri yang dilaksanakan Sabtu (11/4) mulai pukul 08.00 hingga 11.30 Wita. Program ini menjadi agenda unggulan yang rutin dilaksanakan setiap tahun.

Untuk mendukung kelancaran, siswa kelas VII dan VIII diliburkan sementara. Sebanyak 30 guru bertugas sebagai penguji dan 10 guru sebagai pendamping.

Baca Juga: Azkiyan Juara 1 Taekwondo Porjar NTB 2026, Siswa SMPN 1 Sekotong Tak Terkalahkan

Kepala MTsN 3 Mataram Marzuki menegaskan Sango Santri bukan sekadar ujian biasa. “Ini adalah bekal keagamaan siswa. Sango berarti bekal, santri berarti pembelajar agama. Jadi, siswa harus siap secara spiritual,” ujarnya.

Pelaksanaan ujian Sango Santri dibagi dalam lima ruangan. Materi yang diujikan meliputi praktik salat, pemahaman akidah, hingga numerasi dasar. Selain itu, terdapat praktik wudhu di Musala Ulil Albab untuk menguji kemampuan siswa secara langsung.

Pada pelaksanaannya, ujian Sango Santri menitikberatkan pada tiga bidang utama. Pertama, akidah dan fikih dasar seperti rukun iman, rukun Islam, dan praktik wudu. Kedua, praktik ibadah salat lengkap dengan bacaan dan gerakan. Ketiga, akidah, tarikh, dan numerasi, termasuk hafalan nabi, malaikat, dan perkalian dasar.

Baca Juga: Guru SMAN 8 Mataram Raih Doktor Terbaik UNY, IPK 3,96

Menurut Marzuki, Sango Santri tidak hanya menguji hafalan, tetapi juga pemahaman dan ketekunan siswa.

“Siswa harus mampu memahami dan mengamalkan, bukan sekadar menghafal,” tegasnya.

Penguji ditentukan berdasarkan kompetensi masing-masing guru. Hal ini membuat hasil ujian Sango Santri lebih objektif dan mendalam.

Baca Juga: TKA SD Mataram 2026 Siap Digelar, Jadi Penentu Masuk SMP Favorit

Pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib dan lancar. Antusiasme siswa terlihat tinggi meskipun harus bergantian mengikuti ujian. Dukungan guru menjadi salah satu kunci kegiatan ini.

Marzuki berharap ujian Sango Santri mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul akademik, tetapi juga kuat secara spiritual. Program ini menjadi bukti pendidikan madrasah tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

Editor : Akbar Sirinawa
#Sango Santri MTsN 3 Mataram #uji kompetensi keagamaan siswa #karakter religius siswa #MTsN 3 Mataram #pendidikan madrasah