Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sekolah Rakyat Tekan Putus Sekolah di NTB, Wamen Tinjau SRMP 18 Lobar

Ali Rojai • Selasa, 14 April 2026 | 05:36 WIB
Wamen Dikdasmen Fajar Riza Ul Haq menyapa siswa SRMP 18 Lobar saat berkunjung, Senin (13/4). Wamen Fajar, Sekolah Rakyat solusi anak putus sekolah dan kemiskinan.
Wamen Dikdasmen Fajar Riza Ul Haq menyapa siswa SRMP 18 Lobar saat berkunjung, Senin (13/4). Wamen Fajar, Sekolah Rakyat solusi anak putus sekolah dan kemiskinan.

 

LombokPost- Program Sekolah Rakyat terus digenjot sebagai solusi menekan anak putus sekolah di NTB sekaligus memutus rantai kemiskinan. Penguatan Sekolah Rakyat kini difokuskan pada kualitas guru dan sistem pembelajaran agar lebih adaptif dan tepat sasaran.

Penegasan itu disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 18 Lombok Barat di Sentra Paramitha Mataram, Senin (13/4).

Menurutnya, pengembangan Sekolah Rakyat NTB merupakan langkah strategis pemerintah dalam menekan anak putus sekolah di NTB, khususnya bagi masyarakat ekonomi lemah kategori desil 1 dan 2. Program ini menjadi bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif.

Baca Juga: PSPPA Unram Lulus 100 Persen Ukomnas PDPA Maret 2026

“Kami memastikan Sekolah Rakyat NTB didukung guru dan kepala sekolah berkualitas, termasuk kurikulum yang disiapkan sejak awal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, meski pengelolaan Sekolah Rakyat berada di bawah Kementerian Sosial, dukungan tetap diberikan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), terutama dalam penguatan SDM dan mutu pembelajaran.

Pada implementasi, sinergi lintas kementerian menjadi kunci sukses Sekolah Rakyat. Koordinasi dengan balai pendidikan terus diperkuat agar para guru mendapatkan pelatihan berkelanjutan dan mampu mengikuti perkembangan kebijakan pendidikan nasional.

Baca Juga: Bimbingan UTBK SMAN 3 Mataram Dibuka, Perkuat Peluang Lolos SNBT

Salah satu pendekatan yang diterapkan adalah konsep pembelajaran mendalam (deep learning). Melalui metode ini, Sekolah Rakyat diharapkan mampu memberikan intervensi efektif bagi anak putus sekolah di NTB agar kembali memperoleh akses pendidikan.

Kepala SRMP 18 Lombok Barat Satria Irwandi menyebutkan, Sekolah Rakyat kini menjadi harapan baru masyarakat. Program ini tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga menjadi strategi jangka panjang dalam memutus rantai kemiskinan.

“Sekolah Rakyat dirancang sebagai solusi sistemik untuk mengatasi anak putus sekolah sekaligus kemiskinan,” ujarnya.

Baca Juga: Sango Santri MTsN 3 Mataram, Uji Kompetensi Keagamaan Siswa Kelas IX

Daya tarik utama Sekolah Rakyat terletak pada ekosistem pembelajaran berbasis teknologi. Setiap ruang kelas telah dilengkapi Interactive Flat Panel (IFP) serta laptop untuk siswa.

Dengan dukungan teknologi tersebut, pembelajaran di Sekolah Rakyat menjadi lebih interaktif. Siswa didorong aktif berdiskusi, berpikir kritis, dan mempresentasikan ide.

Tidak hanya itu, kurikulum Sekolah Rakyat juga berbasis proyek dan riset. Siswa dilatih menyusun proposal, melakukan penelitian, hingga mempresentasikan hasilnya. Pendekatan ini memperkuat kemampuan komunikasi dan daya analisis.

Baca Juga: Guru SMAN 8 Mataram Raih Doktor Terbaik UNY, IPK 3,96

Tak hanya akademik, Sekolah Rakyat juga mengedepankan pendidikan inklusif. Siswa dengan kesulitan belajar mendapatkan pendampingan khusus, bahkan melibatkan tenaga profesional seperti psikiater. Selain itu, potensi nonakademik seperti olahraga juga dikembangkan untuk memastikan setiap siswa memiliki keunggulan.

Saat ini, pengembangan Sekolah Rakyat terus diperluas. Salah satunya di wilayah Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, yang mulai dibangun dengan kapasitas besar.

Irwandi menyebutkan, Sekolah Rakyat akan terus diperkuat sebagai solusi jangka panjang untuk menekan anak putus sekolah di NTB dan mengatasi kemiskinan.

Baca Juga: TKA 2026 SMP Mataram Digenjot, SMPN 15 Target Nilai Tembus Sekolah Favorit

“Dengan penguatan SDM, teknologi, dan kurikulum, Sekolah Rakyat akan menjadi model pendidikan masa depan,” pungkasnya.

Editor : Akbar Sirinawa
#Sekolah Rakyat Lombok Barat #Sekolah Rakyat NTB #anak putus sekolah di NTB #Wamen Dikdasmen #SRMP 18 Lombok Barat