Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Baru Hapus Kemiskinan Ekstrem

Ali Rojai • Jumat, 17 April 2026 | 14:09 WIB
Wamen Dikdasmen Fajar Riza Ul Haq
Wamen Dikdasmen Fajar Riza Ul Haq

 

LombokPost- Program Sekolah Rakyat kini menjadi fokus pemerintah dalam memperkuat sistem pendidikan nasional. Melalui Sekolah Rakyat, pemerintah menargetkan pengentasan kemiskinan ekstrem dengan memberikan akses pendidikan bagi kelompok masyarakat rentan.

Penguatan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari kebijakan yang membagi sistem pendidikan nasional ke dalam tiga kategori. Sekolah Rakyat diposisikan untuk menjangkau masyarakat pada desil 1 dan 2 atau kelompok miskin ekstrem.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq mengatakan, kebijakan ini merupakan arahan langsung pemerintah pusat. “Penekanan utama ada pada Sekolah Rakyat yang menyasar kelompok miskin ekstrem,” ujarnya.

Baca Juga: Persiapan SNBT SMAN 8 Mataram Digeber, Target Lolos PTN Meningkat

Melalui Sekolah Rakyat, pemerintah ingin memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam akses pendidikan. Strategi ini dinilai mampu memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang lebih terarah dan inklusif.

Untuk masyarakat kelas menengah, pemerintah tetap mendorong optimalisasi sekolah reguler di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, mulai dari SD hingga SMA nonasrama. Sementara bagi kelompok masyarakat kelas atas, tersedia Sekolah Garuda yang dirancang dengan standar kualitas lebih tinggi.

Meski terbagi dalam tiga jalur, kata Wamen Fajar, Sekolah Rakyat tetap menjadi bagian dalam satu sistem pendidikan nasional.

Baca Juga: Siswa Spendu Raih Gold Award Olimpiade Inggris Internasional

“Pemerintah memastikan tidak ada kesenjangan kualitas antarjalur pendidikan yang dikembangkan,” jelasnya.

Dalam implementasinya, pengelolaan Sekolah Rakyat dilakukan secara kolaboratif. Kemendikdasmen fokus pada peningkatan kualitas guru, sementara operasional harian diserahkan kepada manajemen sekolah masing-masing.

Kebijakan ini diharapkan mampu mempercepat pengentasan kemiskinan. Dengan penguatan Sekolah Rakyat, pemerintah optimistis pendidikan dapat menjadi instrumen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Baca Juga: Upskilling SMK NTB Digeber, 400 Siswa Kejar Sertifikat LSP2

“Sekolah Rakyat sebagai solusi strategis. Tidak hanya membuka akses pendidikan, tetapi juga menjadi kunci dalam memutus rantai kemiskinan ekstrem di Indonesia,” tukasnya.

Editor : Akbar Sirinawa
#Sekolah Rakyat kemiskinan ekstrem #program pendidikan pemerintah #pengentasan kemiskinan Indonesia #sistem pendidikan nasional #Sekolah Rakyat