Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kemensos-Unram Perkuat Pemberdayaan Sosial NTB, Dorong Warga Mandiri

Ali Rojai • Minggu, 19 April 2026 | 15:36 WIB
PERKUAT PEMBERDAYAAN: Mensos Saifullah Yusuf (tengah) didampingi Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan Rektor Unram Prof Sukardi mendorong pemberdayaan sosial di NTB menuju kemandirian ekonomi masyarakat di Auditorium M. Yusuf Abu Bakar Unram, Kamis (16/4).
PERKUAT PEMBERDAYAAN: Mensos Saifullah Yusuf (tengah) didampingi Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan Rektor Unram Prof Sukardi mendorong pemberdayaan sosial di NTB menuju kemandirian ekonomi masyarakat di Auditorium M. Yusuf Abu Bakar Unram, Kamis (16/4).

 

LombokPost- Kementerian Sosial (Kemensos) menggandeng Universitas Mataram (Unram) untuk memperkuat program pemberdayaan sosial di NTB. Kolaborasi ini diarahkan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Kegiatan sinergi program kesejahteraan sosial tersebut berlangsung di Auditorium M Yusuf Abu Bakar, Kamis (16/4). Hadir Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, serta Rektor Unram Prof Sukardi.

Rektor Unram Prof Sukardi mengatakan, kampus berkomitmen mendukung pemberdayaan sosial melalui pendidikan inklusif. Saat ini, Unram memberikan akses kuliah gratis bagi ratusan mahasiswa dari keluarga kurang mampu, termasuk di program studi kedokteran.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Jadi Senjata Baru Hapus Kemiskinan Ekstrem

“Ini bagian dari komitmen kami memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Pemberdayaan sosial di NTB harus dimulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kebijakan kampus kini tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga memberi dampak langsung bagi masyarakat. Melalui program Kampus Berdampak dan Profesor Berdampak, dosen didorong terlibat dalam pembangunan desa dan pengembangan potensi lokal.

Menurutnya, NTB memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, hingga komoditas unggulan lain yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi.

Baca Juga: Persiapan SNBT SMAN 8 Mataram Digeber, Target Lolos PTN Meningkat

“Kampus tidak boleh menjadi menara gading. Harus hadir memberi solusi nyata di tengah masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan, bantuan sosial bukan solusi jangka panjang. Pemerintah kini fokus pada pemberdayaan agar masyarakat mandiri secara ekonomi.

“Bantuan sosial itu hanya sementara. Yang utama adalah pemberdayaan. Ini menjadi jembatan menuju kemandirian,” katanya.

Baca Juga: PGRI Mataram Satukan Guru tanpa Sekat, Gelar Halalbihalal dan Pelepasan Guru Calon Haji

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, hingga masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada Unram. Pendampingan ini penting agar pemberdayaan sosial di NTB benar-benar menghasilkan masyarakat yang mandiri,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Kemensos mendorong pengembangan budi daya porang sebagai pilot project untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

Baca Juga: UMMAT Lepas 41 Mahasiswa KKN PPS Angkatan II 2026, Perkuat Dakwah dan Pengembangan Persyarikatan

“Kita ingin masyarakat naik kelas, dari penerima bantuan menjadi mandiri. Itulah tujuan besar pemberdayaan sosial di NTB,” pungkasnya.

Editor : Akbar Sirinawa
#pemberdayaan sosial NTB #Kemensos Unram #Saifullah Yusuf NTB #Universitas Mataram pemberdayaan #bantuan sosial dan pemberdayaan