Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

BNN Mataram Bentuk Saka Pramuka Anti Narkoba, Perkuat Pencegahan di Sekolah

Jay • Rabu, 29 April 2026 | 17:44 WIB
CEGAH BAHAYA NARKOBA: Kepala BNN Kota Mataram Kombes Pol Yuanita Amelia Sari bersama Kwarcab Kota Mataram foto bersama usai pembentukan Saka Pramuka Anti Narkoba di BNN Kota Mataram, pekan lalu.
CEGAH BAHAYA NARKOBA: Kepala BNN Kota Mataram Kombes Pol Yuanita Amelia Sari bersama Kwarcab Kota Mataram foto bersama usai pembentukan Saka Pramuka Anti Narkoba di BNN Kota Mataram, pekan lalu.

 

LombokPost- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mataram menggandeng Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Mataram membentuk Satuan Karya (Saka) Pramuka Anti Narkoba.

Kerja sama itu ditandai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kantor BNN Kota Mataram, pekan lalu.

Penandatanganan dihadiri Kepala BNN Kota Mataram Kombes Pol Yuanita Amelia Sari dan Ketua Kwarcab Kota Mataram Didi Sumardi.

 Kolaborasi ini ditujukan untuk memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pendidikan dan masyarakat.

Ketua Kwarcab Kota Mataram Didi Sumardi mengatakan, pramuka memiliki kesamaan visi dalam mendukung program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

“Pramuka memiliki kesamaan dalam mempersiapkan SDM yang selaras dengan misi P4GN yang digalakkan oleh pemerintah melalui BNN,” ujarnya.

Baca Juga: Seleksi Kepala Sekolah NTB Masuk Tahap Penentuan, Dikpora Tekankan Objektivitas

Ia menegaskan, pihaknya akan mengoptimalkan edukasi dan sosialisasi bahaya narkoba di lingkungan pendidikan dan masyarakat. Kwarcab juga memiliki sebelas satuan karya yang tersebar di berbagai instansi, serta gugus depan dari tingkat Pra-Siaga hingga Pendega yang siap dilibatkan.

“Kwarcab memiliki sebelas satuan karya tersebar di berbagai instansi pemerintahan di Kota Mataram dan gugus depan dari Pra-Siaga (TK/RA) hingga Pendega (Perguruan Tinggi) yang memiliki komitmen dalam kenaggulangi bahaya narkoba. Semua perangkat pramuka akan melakukan penyiapan SDM anggota pramuka yang siap membantu BNN di semua level,” katanya.

Selain itu, materi anti narkoba akan dimasukkan dalam kurikulum kepramukaan. Setiap pelatihan dan kursus kepramukaan akan dibekali pengetahuan terkait bahaya narkotika.

Baca Juga: Unram Kukuhkan 6 Guru Besar, Dorong Hilirisasi Riset untuk Masyarakat

Kepala BNN Kota Mataram Kombes Pol Yuanita Amelia Sari optimistis pembentukan Saka Pramuka Anti Narkoba akan berdampak luas. Menurutnya, pramuka memiliki jaringan kuat di lingkungan pendidikan.

“Saya yakin dan optimis kegiatan kita ini akan berdampak karena pramuka melekat dengan lingkungan pendidikan, rekan sebaya di sekolah bisa menjadi objek untuk melakukan upaya penanggulangan dan pencegahan narkoba,” ujarnya.

Ia mengatakan, penyalahgunaan narkoba banyak ditemukan di lingkungan terdekat.

Baca Juga: Hari Belajar Guru NTB Digenjot, Ribuan Guru Disiapkan Naik Kualitas

“Pengguna narkoba justru banyak dari kalangan keluarga yang tidak mampu, disebabkan oleh tingkat pendidikan yang tidak matang. Yang banyak kita temukan di lingkungan mereka biasanya pemakai narkoba dalam bentuk sabu,” bebernya.

Ke depan, BNN juga akan mendorong pelaksanaan tes urin sebagai bentuk komitmen pramuka bebas narkoba.

Editor : Kimda Farida
#BNN Mataram bentuk Saka Pramuka Anti Narkoba #Saka Pramuka Anti Narkoba #pencegahan narkoba pelajar #Pramuka Kota Mataram #BNN Kota Mataram