Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Unram Klarifikasi Pembubaran Nobar Film Pesta Babi, Tegaskan Demi Ketertiban Kampus

Jay • Sabtu, 9 Mei 2026 | 05:26 WIB
Nampak Gedung Rektorat Unram terlihat asri dari depan. Unram klarifikasi pembubaran nobar film Pesta Babi demi ketertiban kampus.
Nampak Gedung Rektorat Unram terlihat asri dari depan. Unram klarifikasi pembubaran nobar film Pesta Babi demi ketertiban kampus.

 

LombokPost- Universitas Mataram (Unram) memberikan klarifikasi terkait polemik pembubaran kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi yang terjadi pada Kamis malam (7/5).

Pihak kampus menegaskan, pembubaran nobar film Pesta Babi tersebut dilakukan demi menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan kampus, bukan sebagai bentuk pembungkaman kebebasan berekspresi mahasiswa.

Kepala Humas dan Protokol Unram Dr Khairul Umam menjelaskan, pihak penyelenggara tidak menyampaikan informasi rinci terkait pelaksanaan nobar film Pesta Babi. Mulai dari konsep kegiatan, jumlah peserta, hingga pihak yang terlibat dalam acara tersebut.

Baca Juga: Prestasi Warnai Pisah Kenang MAN 1 Mataram, Lulusan Tembus FK hingga PTN Bergengsi

“Pembubaran karena alasan ketertiban dan bukan untuk membungkam berekspresi,” ujar Khairul.

Menurutnya, minimnya informasi dari penyelenggara membuat pihak kampus kesulitan melakukan antisipasi pengamanan. Terlebih, jumlah massa yang hadir dalam nobar film Pesta Babi disebut terus bertambah dan tidak seluruhnya berasal dari kalangan mahasiswa Unram.

“Penyelenggara waktu itu tidak pernah memberikan informasi detail tentang rencana kegiatan. Termasuk jenis kegiatan dan berapa orang yang dilibatkan untuk antisipasi ketertiban dan keamanan,” katanya.

Baca Juga: Lorong Pendidikan SMAN 8 Mataram Disulap Jadi Galeri Seni Karya Siswa

Khairul menjelaskan, keputusan pembubaran diambil setelah pihak kampus menilai situasi di lokasi mulai berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban. Apalagi terdapat peserta dari luar kampus yang ikut hadir dalam kegiatan nobar film Pesta Babi tersebut.

“Pembubaran penonton dilakukan setelah jumlah massa yang berkumpul sangat banyak. Termasuk yang bukan mahasiswa Unram, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan,” terangnya.

Khairul juga membantah anggapan bahwa kampus melarang pemutaran film dokumenter Pesta Babi. Sebab, pada waktu yang hampir bersamaan, mahasiswa Fakultas Teknik Unram disebut tetap menggelar nobar film yang sama tanpa adanya larangan maupun teguran dari pihak kampus.

Baca Juga: SMPN 2 Mataram Kembali Terapkan Paper Test, Siswa Lebih Fokus Saat Ujian

“Pada saat yang sama, mahasiswa Fakultas Teknik Unram juga melakukan nonton bareng film yang sama dan tidak ada teguran,” bebernya.

Ia berharap polemik pembubaran nobar film Pesta Babi dapat menjadi bahan evaluasi bersama. Baik bagi pihak kampus maupun organisasi mahasiswa agar ke depan pelaksanaan kegiatan dapat berlangsung lebih tertib dan terkoordinasi.

“Semoga kejadian ini dapat menjadi bahan evaluasi buat kita semua, untuk perbaikan penyelenggaraan kegiatan di lingkungan Unram,” tutup Khairul.

Editor : Akbar Sirinawa
#Unram klarifikasi nobar Pesta Babi #pembubaran nobar film Pesta Babi #Unram pembubaran nobar #film dokumenter Pesta Babi #nobar Pesta Babi Unram