LombokPost- Minat masyarakat menyekolahkan anak ke madrasah di NTB terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi itu dinilai perlu diimbangi dengan penguatan infrastruktur madrasah.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) NTB H Zamroni Aziz mengatakan, pembangunan infrastruktur madrasah tidak bisa hanya bergantung pada anggaran pemerintah pusat. Dukungan pemerintah daerah melalui APBD dinilai penting untuk membantu pengembangan fasilitas pendidikan madrasah.
“Kita berharap semua stakeholder yang ada, tidak hanya Kementerian Agama, tetapi pemerintah daerah juga bisa memberikan perhatian untuk pembangunan madrasah lewat APBD-nya,” ujarnya.
Baca Juga: Lorong Pendidikan SMAN 8 Mataram Disulap Jadi Galeri Seni Karya Siswa
Menurutnya, perhatian terhadap pembangunan infrastruktur madrasah, baik negeri maupun swasta, menjadi tanggung jawab bersama.
Tingginya minat masuk madrasah terlihat di sejumlah madrasah negeri di Kota Mataram seperti MAN 1 Mataram, MAN 2 Mataram, MAN 3 Mataram, MTsN 1 Mataram, MTsN 2 Mataram, dan MTsN 3 Mataram. Jumlah pendaftar disebut kerap melebihi kapasitas ruang belajar dan fasilitas pendidikan yang tersedia.
Di sisi lain, keterbatasan anggaran pusat membuat pembangunan infrastruktur madrasah harus dibagi ke berbagai daerah di Indonesia. Kondisi itu menyebabkan kebutuhan pembangunan gedung baru maupun rehabilitasi belum sepenuhnya terpenuhi.
Baca Juga: Hardiknas 2026 Mataram: Pendidikan Bermutu, Guru Diperkuat, Prestasi Pelajar Diapresiasi
Untuk mendukung pembangunan madrasah, Kemenag NTB juga menjalin kerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait pembangunan dan perbaikan fasilitas pendidikan.
Melalui kolaborasi itu, sejumlah pembangunan dan rehabilitasi madrasah di NTB mulai berjalan, tidak hanya di Kota Mataram tetapi juga di daerah lain.
“Masyarakat diminta tidak hanya melihat kondisi di MAN 1 Mataram atau MAN 2 Mataram saja, karena saat ini banyak infrastruktur madrasah lain di daerah yang sedang dalam proses perbaikan agar kualitas bangunannya setara dengan sekolah umum,” katanya.
Baca Juga: Ombudsman NTB Sebut Maladministrasi dan Pungutan di Lingkungan Pendidikan Masih Merajalela
Zamroni mengatakan, penguatan infrastruktur madrasah dinilai penting untuk mendukung kenyamanan belajar dan peningkatan kualitas pendidikan berbasis agama di NTB.
Ke depan, sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lintas kementerian diharapkan dapat mendukung pembangunan infrastruktur madrasah agar sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap pendidikan madrasah.
Editor : Redaksi Lombok Post