LombokPost- Kementerian Agama (Kemenag) NTB mendorong percepatan perluasan lahan MAN 1 Mataram menyusul tingginya jumlah pendaftar setiap tahun.
Komunikasi dengan Kemenag Pusat terus dilakukan agar bantuan pembangunan gedung baru segera direalisasikan.
Perluasan lahan MAN 1 Mataram dinilai mendesak karena kapasitas gedung saat ini sudah tidak mampu menampung lonjakan jumlah pendaftar setiap tahun.
Rencana perluasan lahan MAN 1 Mataram diarahkan ke area milik Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram yang berada di sebelah barat gedung sekolah saat ini.
Kepala Kanwil Kemenag NTB Zamroni Aziz berharap pemerintah dapat memberikan dukungan berupa hibah lahan agar pembangunan fisik segera direalisasikan.
Menurutnya, legalitas lahan menjadi syarat utama agar bantuan pembangunan dari Kemenag Pusat dapat dikucurkan.
Baca Juga: Kemenag Mataram Antisipasi Lonjakan Siswa PMBM 2026, Kuota Kelas Bisa Ditambah
“Kalau lahannya sudah jelas dan legal, maka bantuan fisik bisa segera diproses,” ujarnya.
Perluasan lahan MAN 1 Mataram tidak hanya berdampak pada peningkatan kapasitas sekolah, tetapi juga membuka peluang penataan pendidikan madrasah secara lebih optimal di Kota Mataram.
Dalam skema yang disiapkan, apabila gedung baru MAN 1 Mataram berhasil dibangun di lokasi perluasan, maka gedung lama yang saat ini digunakan dapat dialihkan untuk kebutuhan MTsN 1 Mataram.
Langkah itu dinilai mampu memperluas daya tampung siswa sekaligus meningkatkan kenyamanan proses belajar mengajar di lingkungan madrasah.
Baca Juga: Lorong Pendidikan SMAN 8 Mataram Disulap Jadi Galeri Seni Karya Siswa
Namun, hingga kini persoalan legalitas tanah masih menjadi kendala utama. Kementerian Agama tidak dapat menyalurkan bantuan pembangunan fisik apabila lahan belum berstatus resmi atau belum menjadi aset yang sah.
“Karena itu, Kemenag NTB terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Pemprov NTB dan Kemenag Pusat agar proses hibah lahan MAN 1 Mataram dapat segera dituntaskan,” ujarnya.
Komunikasi terkait perluasan lahan MAN 1 Mataram masih terus dilakukan.
Baca Juga: Unram Tembus Top 100 WURI 2026, Kampus NTB Diakui Dunia dalam Inovasi dan AI
Zamroni berharap seluruh hambatan administrasi dapat segera selesai agar bantuan APBN bisa dimanfaatkan untuk pengembangan fasilitas pendidikan madrasah di NTB.
Editor : Kimda Farida