Bertempat di Gedung Teater Tertutup Taman Budaya Mataram, kelompok teater kebanggaan SMA Negeri 9 Mataram ini sukses melakoni dua kategori pertunjukan sekaligus pada Selasa sore hingga malam (19/5).
Rangkaian penampilan diawali oleh kategori monolog yang dibawakan secara apik dan emosional pada sore hari.
Baca Juga: Siswa SMAN 9 Mataram Lolos Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi NTB 2026
Berbekal pendalaman karakter yang matang, penampilan pembuka tersebut berhasil memikat perhatian dewan juri serta penonton yang memadati gedung teater.
Tidak berhenti di situ, puncak performa Sanggar Teater Songo kembali menghentak panggung pada malam harinya lewat pementasan drama utama bertajuk "Jam Dinding yang Berdetak".
Kompetisi yang mengusung tema besar “Sajak di Balik Tirai” ini diselenggarakan secara resmi oleh Teater Sasentra Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) dan berlangsung sepanjang pekan, mulai tanggal 18 hingga 24 Mei 2026.
Baca Juga: SMAN 9 Mataram Bidik Juara Umum Pekan Teater Pelajar NTB
Ajang tahunan ini menjadi wadah strategis bagi para pelajar di NTB untuk menguji kreativitas, mentalitas bertanding, sekaligus memperkuat eksistensi seni pertunjukan sekolah di tingkat provinsi.
Di bawah arahan sutradara muda Azyywan Anbya Hardi serta bimbingan penuh dari Abdul Majid, S.Pd.I., lakon "Jam Dinding yang Berdetak" disajikan dengan konsep dramatik realis modern yang sangat kuat.
Pertunjukan berdurasi kurang lebih 1 jam 20 menit ini menyoroti lika-liku konflik internal sebuah keluarga sederhana yang terjebak dalam ego dan rutinitas.
Kehadiran properti simbolik berupa jam dinding tua di atas panggung menjadi kekuatan tersendiri, merepresentasikan waktu yang terus berjalan dan menuntut pilihan sulit: bertahan atau kehilangan.
Kekuatan emosi dan dinamika akting berhasil dibangun secara harmonis oleh para pemeran utama SMA Negeri 9 Mataram.
Tata pencahayaan yang kontras, iringan musik dramatis dari Muammar Alfian Firdaus, serta artistik panggung yang detail kian melengkapi atmosfer ketegangan cerita.
Keberhasilan pementasan ini juga tidak lepas dari dukungan penuh pihak sekolah. Kepala SMA Negeri 9 Mataram, Nengah Istiqomah, M.Pd., yang hadir untuk memberikan sepatah dua patah kata, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap dedikasi para siswa.
Baca Juga: Atap Kelas SMAN 7 Mataram Ambruk, Empat Siswa Sempat Terjebak
"Keikutsertaan anak-anak dalam ajang tingkat provinsi ini adalah bentuk nyata dari proses belajar yang holistik. Kami sangat mendukung wadah ekspresi teater seperti ini, karena selain mengasah bakat seni, kegiatan ini juga melatih kedisiplinan, keberanian, dan kerja sama tim. Harapan kami, pengalaman ini menjadi bekal berharga untuk masa depan mereka dan tentunya membawa nama baik SMA Negeri 9 Mataram," ungkap Istiqomah.
Selain sebagai ajang unjuk bakat, keikutsertaan Sanggar Teater Songo SMA Negeri 9 Mataram dalam kompetisi ini diharapkan memotivasi generasi muda di NTB untuk terus melestarikan dan mengembangkan karya seni teater tanah air.
Editor : Siti Aeny Maryam