Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Universitas Bumigora dan SMKN 4 Mataram Kompak Lawan Bullying dan Hoaks di Era Digital

Kimda Farida • Senin, 25 Mei 2026 | 12:43 WIB
Universitas Bumigora bersama SMKN 4 Mataram menggelar sosialisasi dan diskusi edukatif tentang moderasi beragama, bela negara, anti bullying, dan kesadaran HAM bagi generasi muda di era digital.
Universitas Bumigora bersama SMKN 4 Mataram menggelar sosialisasi dan diskusi edukatif tentang moderasi beragama, bela negara, anti bullying, dan kesadaran HAM bagi generasi muda di era digital.

LombokPost--Tantangan generasi muda di era digital kini tak hanya soal teknologi, tetapi juga ancaman bullying, hoaks, penyalahgunaan narkoba hingga lunturnya nilai toleransi dan kemanusiaan.

Menjawab persoalan itu, Universitas Bumigora bersama SMKN 4 Mataram menggelar kegiatan edukatif bertema penguatan moderasi beragama, bela negara, dan kesadaran hak asasi manusia (HAM).

Kegiatan bertajuk “Sosialisasi dan Diskusi Edukatif Proyek MKWK” tersebut digelar oleh Unit Pelaksana Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Universitas Bumigora di lingkungan SMKN 4 Mataram.

Melalui diskusi interaktif dan pendekatan edukatif, para siswa diajak memahami pentingnya toleransi, nasionalisme, budaya anti bullying, hingga literasi digital sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

Koordinator Pelaksana MKWK Universitas Bumigora, Suriadi Ardiansyah, mengatakan perkembangan teknologi digital membawa tantangan sosial baru bagi generasi muda.

“Di era globalisasi dan perkembangan teknologi saat ini, generasi muda menghadapi berbagai tantangan, mulai dari bullying, penyalahgunaan narkoba, penipuan digital, hingga menurunnya nilai moral dan kemanusiaan,” ujarnya.

Baca Juga: Kopi Arabika Sembalun Dijaga Ketat, Kemenkum NTB Turun Langsung Awasi Reputasi Produk IG

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan memperkuat karakter siswa melalui wawasan kebangsaan, toleransi, bela negara, serta kesadaran HAM.

Ia juga menegaskan bahwa keberagaman Indonesia merupakan kekuatan bangsa yang harus dijaga bersama melalui sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan.

Kegiatan ini turut menghadirkan tim dosen MKWK Universitas Bumigora seperti Yorman, Nurhafni, dan Wiwik Wida Ferawati.

Menariknya, mahasiswa lintas fakultas juga dilibatkan sebagai pemateri edukatif sesuai bidang masing-masing.

Mahasiswa Fakultas Teknik mengangkat tema bela negara di era digital melalui literasi media sosial dan pencegahan hoaks.

Sementara mahasiswa Fakultas Seni dan Desain menghadirkan kampanye kreatif stop bullying sebagai bentuk penguatan kesadaran HAM di lingkungan sekolah.

Kepala SMKN 4 Mataram, Iwan Supryadi, mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai sangat relevan dengan kondisi keberagaman di sekolah.

“Di sini ada siswa dari agama Islam, Kristen, Hindu, Buddha, dan lainnya. Karena itu, penguatan moderasi beragama, toleransi, dan sikap saling menghormati sangat penting untuk terus ditanamkan,” katanya.

Baca Juga: Timnas Iran Pindah Markas Piala Dunia ke Meksiko, Iran Tergabung di Grup G

Kegiatan kemudian ditutup dengan pengenalan kampus kepada para siswa serta yel-yel bersama yang menambah semarak suasana.

Melalui kolaborasi tersebut, Universitas Bumigora dan SMKN 4 Mataram menunjukkan sinergi nyata dalam membangun generasi muda yang toleran, nasionalis, humanis, dan siap menghadapi tantangan era digital.

Editor : Kimda Farida
#Universitas Bumigora #moderasi beragama #SMKN 4 Mataram #Mataram #NTB