Unram Kukuhkan Delapan Dokter Baru, Siap Mengabdi hingga Pelosok NTB

Jay • Dipublikasikan Rabu, 27 Mei 2026 | 15:05 WIB
DIKUKUHKAN: Delapan dokter baru Unram dikukuhkan dan diambil sumpahnya  di Auditorium dr. Yunita Sabrina FKIK Unram, Senin (25/5).
DIKUKUHKAN: Delapan dokter baru Unram dikukuhkan dan diambil sumpahnya di Auditorium dr. Yunita Sabrina FKIK Unram, Senin (25/5).

 

LombokPost- Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Mataram (Unram) menorehkan capaian dalam dunia pendidikan kesehatan.

Melalui pelantikan dan pengambilan sumpah dokter ke-56, Unram resmi mengukuhkan delapan dokter baru yang siap mengabdi untuk masyarakat, khususnya di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Prosesi sumpah dokter FKIK Unram berlangsung di Auditorium dr. Yunita Sabrina FKIK Unram, Senin (25/5).

Delapan dokter baru tersebut terdiri atas dua laki-laki dan enam perempuan yang dinyatakan lulus Uji Kompetensi Nasional Peserta Didik Profesi Dokter.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unram Prof. Dr. Sitti Hilyana menegaskan dokter baru Unram harus memiliki dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat, termasuk di wilayah terpencil dan pulau-pulau kecil di NTB.

Baca Juga: Srikandi PLN NTB Edukasi Mahasiswa Unram soal Pencegahan Kekerasan Seksual dan Peluang Karier PLN

Menurutnya, profesi dokter bukan sekadar memberikan layanan medis, tetapi juga menghadirkan empati, kepedulian, dan integritas dalam setiap pengabdian kepada masyarakat.

“Kami berharap para dokter baru ini mampu hadir di tengah masyarakat dengan empati serta komitmen moral yang tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan FKIK Unram Dr. dr. Arfi Syamsun mengingatkan pentingnya menjaga sumpah dokter sebagai amanah moral dan profesional.

Ia meminta seluruh dokter baru Unram menjunjung tinggi etika, hukum, dan menjaga nama baik almamater.

“Satu kesalahan dapat mencoreng nama baik yang telah dibangun bersama. Karena itu, jagalah integritas dan kehormatan profesi,” tegasnya.

Baca Juga: Cek Hasil SNBT 2026 Pukul 16.00 Wita Sore Ini, Klik Link Mirror Unram di Sini!

Dalam kesempatan tersebut, dr Arfi juga mendorong para lulusan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi melalui program magister maupun Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang kini terus berkembang di lingkungan FKIK Unram.

Direktur RSUD Provinsi NTB drg H Asrul Sani mengatakan rumah sakit memiliki peran penting sebagai wahana pendidikan tenaga kesehatan berkualitas. Karena itu, kolaborasi antara rumah sakit dan perguruan tinggi dinilai harus terus diperkuat.

Ia menyebutkan, kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas semakin tinggi. Sehingga dokter baru Unram dituntut memiliki kompetensi, empati, dan integritas dalam menjalankan profesinya.

“Pemerintah daerah siap berkolaborasi, termasuk dalam pembangunan pusat pendidikan dan layanan di RSUD Provinsi NTB,” katanya.

Pelantikan dokter baru ini sekaligus menambah jumlah lulusan dokter Unram menjadi 1.042 orang sejak pengambilan sumpah pertama kali pada 2009.

Para lulusan FKIK Unram kini telah tersebar di berbagai daerah di Indonesia hingga mengabdi di organisasi internasional.

Capaian tersebut mempertegas komitmen FKIK Unram dalam mencetak dokter berkualitas melalui dukungan rumah sakit pendidikan, jejaring rumah sakit di Lombok, serta berbagai wahana pendidikan yang menunjang kompetensi lulusan.

Melalui sumpah dokter ke-56 ini, FKIK Unram kembali menegaskan komitmennya mencetak dokter baru Unram yang unggul, berintegritas, dan adaptif menghadapi tantangan dunia kesehatan.

Kehadiran dokter baru ini diharapkan memperkuat layanan kesehatan masyarakat serta mendukung pembangunan kesehatan di NTB dan Indonesia.

 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Unram kukuhkan dokter baru sumpah dokter ke-56 dokter baru Unram Universitas Mataram FKIK Unram