LombokPost- Pelaksanaan kurban SMPN 21 Mataram pada Iduladha tahun ini mengalami peningkatan signifikan.
Jika tahun lalu hanya menyembelih satu ekor sapi, tahun ini keluarga besar SMPN 21 Mataram berhasil menghimpun dua ekor sapi dan dua ekor kambing yang manfaatnya dibagikan kepada sekitar 150 siswa.
Program kurban menjadi bagian dari upaya sekolah menanamkan nilai kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada peserta didik.
Seluruh siswa kelas VII dan VIII menerima paket daging kurban.
Sementara siswa kelas IX yang telah menyelesaikan masa studi juga tetap diundang untuk menerima manfaat kurban sebagai bentuk ikatan kekeluargaan yang terus terjaga.
Plt Kepala SMPN 21 Mataram Rohana Helmi mengatakan, peningkatan jumlah hewan kurban tahun ini merupakan hasil kebersamaan dan komitmen para guru serta tenaga kependidikan.
Baca Juga: Cek Hasil SNBT 2026 Pukul 16.00 Wita Sore Ini, Klik Link Mirror Unram di Sini!
“Alhamdulillah, tahun ini ada dua sapi dan dua kambing. Kita utamakan siswa semua supaya mereka bisa merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Selain menerima paket daging kurban, para siswa juga diajak makan bersama di lingkungan sekolah.
Kegiatan itu menjadi sarana mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan rasa syukur pada momentum Iduladha.
Menurut Rohana, kurban SMPN 21 Mataram tidak hanya dimaknai sebagai pelaksanaan ibadah.
Sekolah menjadikannya sebagai media edukasi filantropi yang memberikan pembelajaran nyata kepada siswa tentang pentingnya berbagi, berkorban, dan peduli terhadap sesama.
Baca Juga: SMAVOC Season 7 di SMAN 8 Mataram Hidupkan Gairah Voli Pelajar di NTB
Hewan kurban yang disembelih berasal dari hasil patungan guru dan pegawai sekolah. Sebanyak 19 orang yang terdiri dari guru ASN, guru PPPK, serta tenaga kependidikan secara sukarela menyisihkan sebagian penghasilannya untuk mendukung program itu.
Meski jumlah tenaga pendidik dan kependidikan di SMPN 21 Mataram terbatas, semangat berkurban terus meningkat dari tahun ke tahun.
Peningkatan jumlah hewan kurban pada tahun ini menjadi bukti kuatnya budaya gotong royong yang tumbuh di lingkungan sekolah.
“Kami berharap program kurban dapat terus berkembang dengan jumlah hewan kurban yang lebih banyak sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak siswa dan masyarakat sekitar,” ujar Rohana.
Baca Juga: SMAN 3 Mataram Salurkan 300 Paket Daging Kurban untuk Anak Yatim dan Siswa Kurang Mampu
Ia optimistis melalui kegiatan kurban ini nilai-nilai filantropi, kepedulian sosial, dan semangat berbagi dapat tertanam kuat dalam karakter peserta didik sejak dini.
Tradisi kurban yang terus berkembang ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus menebar manfaat bagi sesama.
Editor : Kimda Farida