LombokPost--Pembelajaran matematika yang selama ini identik dengan rumus dan konsep abstrak kini mulai berubah menjadi lebih menarik dan interaktif.
Program Studi Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Mataram (Unram) memperkenalkan media geometri digital kepada siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 38 Lombok Timur melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Program bertajuk “Inovasi Pembelajaran Geometri melalui Pelatihan Media Digital bagi Siswa SRMA 38 Lombok Timur” ini menjadi salah satu upaya mendorong transformasi pembelajaran matematika yang lebih modern dan sesuai dengan perkembangan teknologi.
Kegiatan yang berlangsung pada 18 Mei 2026 tersebut dipimpin oleh Rio Satriyantara bersama tim dosen dan mahasiswa Program Studi Matematika FMIPA Unram yang terdiri atas Marwan, Lailia Awalushaumi, Qurratul Aini, Salwa, Luluk Kartika, dan Dimas Anggrawan Hadinata.
Melalui pelatihan ini, para siswa diperkenalkan pada media geometri digital yang memungkinkan mereka memvisualisasikan berbagai konsep matematika secara lebih nyata dan mudah dipahami.
Kepala SRMA 38 Lombok Timur, Ahmad Apandi, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan minat belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran matematika yang sering dianggap sulit.
“Pelatihan seperti ini sangat bermanfaat bagi siswa kami. Kehadiran media digital dapat membantu para siswa memahami konsep-konsep geometri yang selama ini dianggap cukup abstrak,” ujarnya.
Selama pelatihan berlangsung, siswa mendapatkan pendampingan langsung dalam menggunakan berbagai fitur media geometri digital.
Mereka diajak mengeksplorasi bentuk, ukuran, sudut, hingga hubungan antarbangun geometri melalui simulasi yang interaktif.
Pendekatan tersebut membuat proses belajar menjadi lebih menarik dibandingkan metode konvensional.
Siswa tidak hanya melihat teori di buku, tetapi juga dapat mengamati visualisasi konsep geometri secara langsung melalui teknologi digital.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Para siswa aktif bertanya, mencoba berbagai fitur aplikasi, serta berdiskusi dengan tim pelaksana mengenai materi yang dipelajari.
Suasana belajar yang dinamis dan interaktif membuat siswa lebih percaya diri dalam memahami geometri sekaligus meningkatkan ketertarikan mereka terhadap matematika.
Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program, tim pengabdian juga menyerahkan modul penggunaan media geometri digital kepada pihak sekolah.
Modul tersebut diharapkan dapat menjadi panduan bagi guru dan siswa dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses pembelajaran sehari-hari.
Baca Juga: Rupiah Melemah, Harga Smartphone Android Naik 50 Persen
Ketua tim pengabdian, Rio Satriyantara, berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas pembelajaran matematika di sekolah.
Menurutnya, integrasi teknologi dalam pendidikan merupakan langkah penting untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan generasi saat ini.
Melalui program ini, Program Studi Matematika FMIPA Universitas Mataram tidak hanya menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga berkontribusi nyata dalam mendorong inovasi pendidikan dan transformasi pembelajaran berbasis teknologi di Lombok Timur.
Editor : Kimda Farida