LombokPost- Prestasi membanggakan ditorehkan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Mataram.
Setelah meraih medali perunggu di tingkat provinsi, siswi MAN 2 Mataram Baiq Rizba Alhami Haryadi kini bersiap menghadapi Olimpiade Kimia Nasional dengan target membawa pulang medali emas di IPB Bogor pada 27 Juni 2026.
Perjalanan menuju tingkat nasional diawali saat Rizba mengikuti kompetisi yang diadakan Pusat Olimpiade Sains Indonesia (POSI) pada tingkat kabupaten/kota di Universitas Muhammadiyah.
Hasil itu mengantarkannya melaju ke tingkat provinsi hingga akhirnya meraih medali perunggu pada cabang Olimpiade Kimia.
Prestasi itu sekaligus membuka jalan bagi Rizba untuk menjadi salah satu wakil daerah yang akan tampil dalam Olimpiade Kimia Nasional di IPB Bogor. “Persiapan saya mungkin latihan setiap hari, minimal 10 soal per hari saya kerjakan,” ujarnya.
Baca Juga: Ruang Guru Ambruk, SMAN 1 Lingsar Kurangi Kuota SPMB 2026
Konsistensi menjadi kunci utama yang terus dijaga Rizba selama masa persiapan.
Setiap hari ia melatih kemampuan melalui pengerjaan soal-soal kimia untuk memperkuat pemahaman konsep sekaligus meningkatkan kemampuan analisis.
Selain belajar mandiri, Rizba juga mendapat pembinaan intensif dari sekolah serta dukungan lembaga luar sekolah.
Pembinaan itu difokuskan pada pendalaman materi yang sering muncul dalam kompetisi Olimpiade Kimia Nasional.
Meski baru meraih medali perunggu di tingkat provinsi, semangat untuk meraih hasil lebih baik tidak pernah surut.
Rizba justru menjadikan capaian itu sebagai motivasi untuk tampil lebih maksimal pada kompetisi tingkat nasional.
Baca Juga: Mahasiswa FK Unizar Raih Dua Bronze Medal Lewat Inovasi Kesehatan dan Mitigasi Bencana
Baginya, kesempatan menjadi perwakilan daerah bersama para peraih medali emas dan perak di tingkat provinsi merupakan tantangan sekaligus peluang untuk membuktikan kemampuan yang dimiliki.
Hingga menjelang pelaksanaan kompetisi, Rizba terus memperbanyak latihan soal dan memperdalam materi yang dianggap masih menjadi kelemahan.
“Dukungan dari guru pembina, sekolah, dan keluarga jadi motivasi dalam mempersiapkan diri menghadapi persaingan nasional,” pungkasnya.
Editor : Kimda Farida