LombokPost--Kreativitas mahasiswa Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok kembali mencuri perhatian. Melalui ajang Students Project Showcase, puluhan mahasiswa Program Studi Usaha Perjalanan Wisata (UPW) memamerkan berbagai produk dan layanan wisata inovatif yang dirancang untuk menjawab kebutuhan industri pariwisata masa kini.
Kegiatan yang berlangsung pada 10-11 Juni 2026 tersebut menjadi puncak pembelajaran berbasis Project Based Learning (PBL) dan Outcome-Based Education (OBE) yang diterapkan Poltekpar Lombok melalui Program EDUKARSA (Edukasi dan Karya untuk Masyarakat).
Menariknya, karya yang ditampilkan bukan sekadar tugas akademik. Mahasiswa ditantang menciptakan produk yang memiliki nilai jual dan dapat diterapkan langsung di dunia industri.
Mulai dari paket wisata kreatif, layanan wisata berbasis digital, hingga presentasi proyek bisnis pariwisata di hadapan pelaku industri menjadi bagian dari inovasi yang dipamerkan dalam kegiatan tersebut.
Ketua Program Studi UPW Poltekpar Lombok, Ida Ayu Yadnya Sari Dewi Utami Pidada, mengatakan pendekatan pembelajaran yang diterapkan bertujuan menghasilkan lulusan yang siap kerja sekaligus mampu menciptakan peluang usaha di sektor pariwisata.
"Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga dilatih mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, komunikasi profesional, serta jiwa kewirausahaan yang dibutuhkan industri saat ini," ujarnya.
Baca Juga: Produksi Sampah KLU Tembus 110 Ton per Hari
Sebanyak 15 kelompok mahasiswa semester dua menampilkan produk Flyer Tour Package yang dikembangkan berdasarkan tema unggulan Center of Excellence Poltekpar Lombok. Sementara 12 kelompok mahasiswa semester empat menghadirkan konsep Virtual Tour yang memanfaatkan teknologi digital untuk memperkenalkan destinasi wisata secara lebih menarik.
Tak kalah menarik, 12 kelompok mahasiswa semester enam melakukan pitching proyek bisnis terapan di hadapan mitra industri. Mereka mempresentasikan ide bisnis yang berpotensi dikembangkan menjadi produk nyata di sektor pariwisata.
Kegiatan ini turut melibatkan Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah, serta berbagai pelaku industri pariwisata. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut membuka peluang kolaborasi sekaligus memberikan masukan langsung terhadap karya yang dihasilkan mahasiswa.
Direktur Poltekpar Lombok, Dr. Ali Muhtasom, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam mencetak sumber daya manusia pariwisata yang unggul dan adaptif.
Menurutnya, inovasi yang lahir dari tangan mahasiswa berpotensi menjadi solusi baru bagi pengembangan pariwisata berkelanjutan di Nusa Tenggara Barat.
Baca Juga: KPU Siapkan Verifikasi Parpol Peserta Pemilu 2029
Melalui kegiatan ini, Poltekpar Lombok berharap semakin banyak inovasi pariwisata yang lahir dari kampus dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, industri, serta kemajuan sektor pariwisata Indonesia.
Editor : Kimda Farida