LombokPost- Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 SMKN 5 Mataram mendapat respons positif dari masyarakat. Tingginya minat calon peserta didik membuat SMKN 5 Mataram menambah alokasi kuota pada jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Teknik Sepeda Motor (TSM) yang selama ini menjadi program keahlian favorit.
Kepala SMKN 5 Mataram Istiqlal Makrip mengatakan, penambahan kuota dilakukan karena dua jurusan itu selalu menjadi pilihan utama calon siswa setiap tahun. Selain memiliki jumlah peminat tinggi, jurusan DKV dan Otomotif juga dinilai memiliki prospek kerja menjanjikan serta relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
“Untuk jurusan DKV rencananya tiga kelas, sedangkan TSM dua kelas,” ujarnya.
Baca Juga: Siswa MAN 2 Mataram Raih Juara II Tahfiz 10 Juz di MTQ NTB 2026
Pada SPMB tahun ini, SMKN 5 Mataram membuka daya tampung 19 rombongan belajar (rombel) dengan kapasitas sekitar 680 siswa. Dari total rombel yang tersedia, jurusan DKV memperoleh alokasi tiga kelas. Sementara jurusan TSM mendapatkan dua kelas.
Penambahan kuota pada jurusan DKV dan Otomotif diharapkan mampu mengakomodasi tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan vokasi. Dua program keahlian itu selama ini menjadi salah satu jurusan yang paling banyak diminati saat pelaksanaan SPMB.
Selain memperbesar kuota pada jurusan favorit, Istiqlal juga membuka penerimaan siswa baru melalui beberapa jalur seleksi. Jalur itu meliputi domisili, afirmasi, dan rapor yang dilaksanakan sesuai petunjuk teknis pemerintah.
Baca Juga: Jalur Prestasi Organisasi SMAN 2 Mataram Sepi Peminat, Kuota Belum Terpenuhi
Menurut Istiqlal, terpenuhinya kuota siswa baru menjadi target penting bagi sekolah. Selain mendukung keberlangsungan proses pembelajaran, jumlah peserta didik juga berpengaruh terhadap distribusi jam mengajar guru. Terutama yang berkaitan dengan pemenuhan beban kerja dan sertifikasi.
Karena itu, pihaknya optimistis seluruh daya tampung yang disediakan dapat terpenuhi hingga akhir masa pendaftaran. Tingginya minat masyarakat terhadap jurusan DKV dan Otomotif menjadi modal utama untuk mencapai target itu.
“Kami berharap pelaksanaan SPMB berjalan lancar, tertib, dan kuota siswa baru dapat terpenuhi sesuai target yang sudah ditentukan,” pungkasnya.
Editor : Redaksi Lombok Post