LombokPost - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMPN 2 Mataram di tingkat internasional. Sujuanendra Javas Utomo berhasil meraih medali perunggu HKISO pada ajang Hong Kong International Science Olympiad (HKISO) yang digelar di Singapura.
Capaian ini semakin mengukuhkan reputasi SMPN 2 Mataram sebagai salah satu sekolah yang konsisten melahirkan siswa berprestasi di tingkat dunia. Keberhasilan meraih medali perunggu HKISO menjadi pencapaian istimewa karena kompetisi ini diikuti pelajar terbaik dari berbagai negara.
Dalam persaingan ketat, Sujuanendra mampu menunjukkan kemampuan akademik hingga berhasil meraih penghargaan internasional.
Baca Juga: DKV dan TSM Jadi Primadona, SMKN 5 Mataram Tambah Kuota Siswa Baru
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMPN 2 Mataram Ni Nengah Sri Swathi mengaku bangga atas prestasi yang diraih siswanya. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras, disiplin belajar, serta semangat pantang menyerah yang ditunjukkan Sujuanendra selama mengikuti proses pembinaan.
“Kami dari pihak sekolah tentu merasa sangat bersyukur dan bangga luar biasa atas prestasi yang diraih oleh ananda Sujuanendra. Kompetisi ini tidak mudah karena mempertemukan talenta-talenta terbaik dari berbagai negara, namun Sujuanendra membuktikan bahwa siswa dari Mataram mampu bersaing dan berdiri di podium juara,” ujarnya.
Sri menegaskan, sekolah akan terus memberikan dukungan kepada siswa yang memiliki potensi di bidang akademik maupun nonakademik. Berbagai program pembinaan dan pendampingan akan terus diperkuat agar semakin banyak siswa SMPN 2 Mataram mampu menorehkan prestasi hingga level internasional.
Baca Juga: SPMB Mataram 2026 Diprediksi Diikuti 6 Ribu Calon Siswa SMP Negeri
Keberhasilan meraih medali perunggu HKISO juga diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk berani bermimpi besar dan terus mengembangkan kemampuan diri. Menurutnya, prestasi internasional tidak hanya dapat diraih siswa dari kota besar, tetapi juga pelajar daerah yang memiliki tekad dan kerja keras.
Ajang HKISO dikenal sebagai salah satu kompetisi sains internasional bergengsi yang menguji kemampuan berpikir kritis, analitis, dan pemahaman mendalam peserta dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan.
Pada kompetisi ini, peserta diuji dalam sejumlah cabang sains. Mulai dari fisika, kimia, biologi, hingga sains terintegrasi. Babak final yang berlangsung di Singapura menjadi tantangan tersendiri karena mempertemukan siswa terbaik dari berbagai negara dengan standar kompetisi tinggi.
Editor : Prihadi Zoldic