Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

398 Siswa SMKN 1 Lingsar Jalani PKL 2026, Siap Tempa Skill dan Mental Kerja di Industri

Jay • Kamis, 25 Juni 2026 | 17:49 WIB
TERJUN KE INDUSTRI: Kepala SMKN 1 Lingsar Ahmad Sabli (pegang mik) melepas siswa yang akan PKL di berbagai DUDI di sekolah setempat, Senin (22/6).
TERJUN KE INDUSTRI: Kepala SMKN 1 Lingsar Ahmad Sabli (pegang mik) melepas siswa yang akan PKL di berbagai DUDI di sekolah setempat, Senin (22/6).

 

LombokPost- Sebanyak 398 siswa SMKN 1 Lingsar resmi dilepas untuk mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL) 2026 di berbagai dunia usaha dan dunia industri (DUDI), Senin (22/6). Program PKL menjadi bagian penting untuk menyiapkan lulusan siap kerja, kompeten, dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.

Para siswa yang mengikuti PKL berasal dari delapan program keahlian. Yakni Perhotelan, Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Konstruksi dan Kendaraan Ringan (TKKR), Usaha Layanan Wisata (ULW), Kuliner, Teknik Energi Surya Hidro dan Angin (TESHA), Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), serta Desain dan Produksi Busana (DPB).

Sebelum diterjunkan ke lokasi praktik, seluruh peserta mengikuti pembekalan intensif selama lima hari, 16–20 Juni 2026. Pembekalan itu dirancang untuk memperkuat kesiapan mental, fisik, serta kompetensi siswa agar mampu menghadapi tantangan nyata di lingkungan kerja.

Baca Juga: SMPN 16 Mataram Beri Seragam Gratis untuk Siswa Baru, Siapkan Kuota 192 Kursi

Puncak rangkaian kegiatan ditandai dengan upacara pelepasan dan pengantaran siswa ke lokasi DUDI masing-masing. Momentum ini menjadi langkah awal bagi ratusan siswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di sekolah sekaligus menambah pengalaman kerja secara langsung.

Kepala SMKN 1 Lingsar Ahmad Sabli menegaskan, dunia industri saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis. Namun juga pengetahuan dan sikap kerja yang baik.

Menurutnya, ada tiga aspek utama yang harus menjadi pegangan siswa selama menjalani PKL. Yakni skill, knowledge, dan attitude.

Baca Juga: DKV dan TSM Jadi Primadona, SMKN 5 Mataram Tambah Kuota Siswa Baru

“Terus tingkatkan keterampilan sesuai bidang keahlian, perluas wawasan dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi, serta jaga sikap, disiplin, dan etika selama berada di tempat praktik,” pesannya.

Ia menekankan, keberhasilan siswa di dunia kerja tidak hanya ditentukan kemampuan teknis. Karakter dan kemampuan berkomunikasi juga menjadi faktor penting. Karena itu, seluruh peserta diminta menjaga nama baik sekolah dan menunjukkan profesionalisme selama menjalani praktik.

Program PKL menjadi salah satu upaya sekolah memperkuat link and match antara pendidikan vokasi dan kebutuhan dunia industri. Melalui pengalaman langsung di lapangan, siswa diharapkan mampu memahami budaya kerja, meningkatkan kompetensi, serta membangun jejaring profesional sejak dini.

Baca Juga: Ombudsman NTB Dorong TKA Jadi Acuan Utama Jalur Prestasi SPMB SMA

Dengan bekal selama pembekalan dan proses pembelajaran di sekolah, ratusan siswa diharapkan mampu memberikan kontribusi terbaik di tempat praktik masing-masing.

“PKL ini juga kita harapkan menjadi jembatan emas bagi siswa menuju dunia kerja maupun pendidikan lanjutan setelah lulus nanti,” pungkasnya.

Editor : Pujo Nugroho
#PKL SMKN 1 Lingsar #PKL 2026 #dunia usaha dan dunia industri #praktik kerja lapangan #SMKN 1 Lingsar