LombokPost - Tim Ansambel Musik SMPN 2 Mataram kembali mengharumkan nama sekolah. Mereka berhasil meraih Juara III pada ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Kota Mataram.
Prestasi ini menjadi bukti konsistensi sekolah dalam mencetak siswa berprestasi. Tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga seni musik.
Keberhasilan tim ini tidak diraih secara instan. Ajang yang mempertemukan siswa berbakat dari berbagai sekolah itu menuntut kreativitas, kekompakan, serta kemampuan memainkan alat musik secara harmonis dalam penampilan ansambel.
Melalui latihan intensif dan persiapan matang, para siswa mampu menyajikan aransemen musik yang memikat perhatian dewan juri. Kekompakan antarpemain menjadi salah satu kekuatan utama yang mengantarkan tim meraih juara pada kompetisi seni tingkat Kota Mataram itu.
Plt Kepala SMPN 2 Mataram Ni Nengah Sri Swathi menyampaikan apresiasi atas kerja keras para siswa dan guru pembimbing. Mereka dinilai telah membawa nama baik sekolah melalui prestasi FLS3N.
Menurutnya, bermain musik dalam format ansambel memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi dibandingkan penampilan individu. Sebab, ansambel membutuhkan kerja sama tim, kepekaan musikal, dan kemampuan menjaga keselarasan nada.
Baca Juga: 398 Siswa SMKN 1 Lingsar Jalani PKL 2026, Siap Tempa Skill dan Mental Kerja di Industri
"Bermain musik secara ansambel tidak mudah karena membutuhkan kerja sama tim, kepekaan rasa, dan penyelarasan nada yang tinggi. Kami sangat bangga karena anak-anak mampu menunjukkan performa terbaik mereka," ujarnya.
Sri menambahkan, keberhasilan Tim Ansambel Musik SMPN 2 Mataram menunjukkan pembinaan seni musik di sekolah berjalan konsisten. Sekolah terus memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan kreativitas melalui kegiatan ekstrakurikuler maupun kompetisi.
"Prestasi ini menjadi bukti bahwa ruang kreativitas di bidang seni, khususnya musik berkembang dengan sangat baik di sekolah. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengasah bakat mereka," pungkasnya.
Editor : Prihadi Zoldic