LombokPost- Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jalur Domisili di Kota Mataram kembali menjadi perhatian publik. Tingginya antusias masyarakat pada hari pertama pendaftaran membuat server mengalami lonjakan akses dan sempat terganggu.
Untuk memastikan seluruh calon peserta didik tetap terlayani, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram memperpanjang waktu pendaftaran hingga sore hari. Kebijakan itu diambil agar proses SPMB Jalur Domisili tetap berjalan lancar, transparan, dan seluruh data pendaftar masuk ke sistem tanpa ada yang tertinggal.
Perpanjangan waktu juga memberi kesempatan kepada masyarakat yang masih melakukan verifikasi berkas.
Baca Juga: Wisuda Unram 2026, Rektor: Gelar Akademik Bukan Akhir, Saatnya Mengabdi untuk Masyarakat
Plt Kepala SMPN 6 Mataram Cahyo Wirawan mengatakan, lonjakan pendaftar terjadi di sejumlah sekolah favorit sehingga berdampak pada kinerja server. Karena itu, Disdik Kota Mataram membuka akses pendaftaran lebih lama dibanding jadwal semula.
"Karena di beberapa sekolah itu pendaftarnya tinggi, jadi diperpanjang servernya dibuka sampai pukul 16.00 Wita," ujarnya, Senin (29/6).
Selama proses berlangsung, Inspektorat Kota Mataram turun langsung memantau pelaksanaan SPMB di SMPN 6 Mataram. Pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan SPMB Jalur Domisili berjalan sesuai aturan, transparan, dan dapat dipantau masyarakat melalui sistem real time.
Baca Juga: SD Negeri di Mataram Berganti Nama, Regrouping Sekolah Mulai Diberlakukan
Meski server SPMB sempat terganggu akibat tingginya jumlah pendaftar, tim teknis bergerak cepat melakukan penanganan. Akses masyarakat pun kembali normal. Panitia juga menyiapkan berbagai skenario antisipasi apabila terjadi kendala pada sistem.
Pihak inspektorat mengapresiasi kesiapan panitia yang menyusun langkah mitigasi melalui skema Plan A, Plan B, hingga Plan C. Langkah itu dinilai mampu menjaga kelancaran pelaksanaan SPMB Jalur Domisili meski terjadi lonjakan trafik pada server.
Saat Inspektur Inspektorat Kota Mataram Mansur melakukan peninjauan, tercatat 149 calon peserta didik berhasil terverifikasi dari total 264 kursi yang tersedia di SMPN 6 Mataram.
Baca Juga: SPMB SMPN 16 Mataram Masih Sisakan Banyak Kursi, Jalur Domisili Jadi Penentu
Cahyo menyebut, salah satu keunggulan pelaksanaan tahun ini adalah tersedianya fitur pantauan real time. Melalui sistem itu, masyarakat dapat memantau perkembangan jumlah pendaftar secara langsung. Proses seleksi pun berlangsung lebih terbuka dan akuntabel.
Panitia juga sempat menemukan empat data pendaftar yang mengalami gangguan sinkronisasi pada sistem. Namun, kendala itu berhasil diatasi dalam waktu singkat sehingga data kembali muncul pada aplikasi.
"Empat nama pendaftar yang error itu langsung dilihat tadi, sudah di-entry tetapi tidak muncul, sekarang sudah normal lagi," jelas Cahyo.
Baca Juga: Dinas Dikpora NTB Genjot Akreditasi SMK dan SLB, 90 Sekolah Dapat Pendampingan Intensif
Ia berharap perpanjangan waktu pendaftaran hingga pukul 16.00 Wita, bahkan jika diperlukan sampai pukul 17.00 Wita, mampu mengakomodasi seluruh calon peserta didik yang masih melakukan input data.
Editor : Kimda Farida