Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

SPMB SMPN 22 Mataram Naik, Pendaftar Jalur Prestasi dan Afirmasi Bertambah

Jay • Selasa, 30 Juni 2026 | 14:01 WIB
Kepala SMPN 22 Mataram Nasrullah
Kepala SMPN 22 Mataram Nasrullah

 

LombokPost- Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di SMPN 22 Mataram menunjukkan tren menggembirakan. Jumlah pendaftar melalui jalur prestasi dan afirmasi meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Kenaikan ini menjadi sinyal positif bagi sekolah yang berada di kawasan Jalan Gontoran, Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, untuk memenuhi kuota peserta didik baru.

Kepala SMPN 22 Mataram Nasrullah mengatakan, pelaksanaan SPMB di SMPN 22 Mataram sejauh ini berlangsung lancar. Hingga berakhirnya pendaftaran jalur prestasi dan afirmasi, sekolah menerima 34 calon peserta didik. Jumlah itu meningkat dibandingkan 2025 yang hanya mencatat 30 pendaftar pada jalur yang sama.

Baca Juga: Tabungan Siswa Rawan Disalahgunakan, Ombudsman NTB Minta Sekolah Stop Kelola Dana Secara Mandiri

"Alhamdulillah, ada tren positif," ujarnya.

Meski jumlah pendaftar SMPN 22 Mataram setiap tahun masih fluktuatif, sekolah tetap optimistis kuota penerimaan tahun ini akan terpenuhi. Nasrullah membuka tiga rombongan belajar (rombel) pada pelaksanaan SPMB 2026.

Ia berharap pembukaan jalur domisili SPMB mampu menambah jumlah calon siswa. Ia optimistis akan ada limpahan peserta dari sekolah lain setelah kuota di sekolah-sekolah dengan peminat tinggi terpenuhi.

Baca Juga: SPMB Kota Mataram Membludak, Pendaftar SMPN 6 Jalur Afirmasi dan Prestasi Lampaui Kuota

"Mudah-mudahan pada jalur domisili banyak limpahan dari sekolah lain," harapnya.

Menurutnya, keberhasilan SPMB Kota Mataram 2026 dalam mendistribusikan peserta didik secara merata sangat bergantung pada kepatuhan seluruh sekolah terhadap petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan pemerintah. Apabila seluruh sekolah menjalankan aturan secara konsisten, sistem akan otomatis menutup pendaftaran ketika kuota terpenuhi. Dengan begitu, distribusi siswa dapat berjalan lebih adil.

Sebaliknya, apabila masih terjadi pelanggaran terhadap ketentuan SPMB Kota Mataram, sekolah di wilayah pinggiran berpotensi kembali kekurangan siswa. Karena itu, Nasrullah berharap seluruh pihak menjaga integritas pelaksanaan SPMB agar pemerataan akses pendidikan benar-benar terwujud.

Baca Juga: Unram Genjot Kualitas Proposal PKM 2026, Mahasiswa Dibekali Strategi Lolos Tingkat Nasional

Ia meyakini sistem yang diterapkan pada SPMB akan memberikan kesempatan lebih besar bagi sekolah di kawasan pinggiran untuk memperoleh limpahan peserta didik sesuai mekanisme yang berlaku.

"InsyaAllah sekolah-sekolah pinggir itu akan dapat (siswa) limpahannya," pungkasnya.

Editor : Jelo Sangaji
#SPMB Kota Mataram 2026 #SPMB SMPN 22 Mataram #Pendaftar SMPN 22 Mataram #Jalur prestasi SMPN 22 Mataram #SMPN 22 Mataram