LombokPost- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMPN 6 Mataram.
I Gede Pasek Moreno berhasil lolos sebagai delegasi Indonesia pada ajang Global Youth Diplomacy Model United Nations (MUN) II di Malaysia.
Keberhasilan itu menjadi kebanggaan bagi sekolah, Kota Mataram, dan Provinsi NTB.
Moreno menjadi satu dari empat delegasi yang mewakili Indonesia setelah melewati serangkaian seleksi ketat. Tahapan seleksi diawali dengan wawancara daring melalui Zoom.
Setiap peserta diminta memilih dewan (council) yang akan diikuti, yakni UNICEF, UN Women, UNEP, atau UNHCR.
Ketertarikannya terhadap isu lingkungan membuat Moreno memilih United Nations Environment Programme (UNEP).
Setelah lolos tahap wawancara, ia kembali mengikuti seleksi melalui penyusunan position paper. Dokumen itu menjadi salah satu syarat utama sebelum dinyatakan sebagai delegasi resmi Indonesia.
Baca Juga: SPMB SMPN 8 Mataram Hampir Penuh, Tersisa Sembilan Kursi Jalur Domisili
Tidak berhenti di situ, siswa SMPN 6 Mataram itu juga mengikuti pelatihan intensif secara daring selama dua pekan sebelum keberangkatan.
“Seluruh delegasi mendapat pembekalan mengenai diplomasi internasional, teknik negosiasi, penyusunan resolusi, hingga kemampuan berbicara di depan forum internasional,” ujar Moreno.
Ia bertolak ke Malaysia pada 30 Juni 2026 untuk mengikuti rangkaian Global Youth Diplomacy MUN II yang berlangsung pada 1-4 Juli 2026.
Ajang internasional ini bertujuan membangun kepedulian generasi muda terhadap berbagai isu global. Sekaligus melatih kemampuan berdiplomasi sebagai delegasi yang mewakili negara masing-masing.
Baca Juga: Ombudsman NTB Kawal Distribusi Siswa SPMB 2026, Awasi Penambahan Rombel Ilegal
Selain itu, peserta juga didorong meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum, kepercayaan diri, memperluas jejaring internasional, serta mengembangkan karakter kepemimpinan di tingkat global.
Seluruh peserta juga memperoleh sertifikat internasional sebagai bentuk pengakuan atas partisipasi mereka dalam forum diplomasi pemuda dunia.
Global Youth Diplomacy MUN II diikuti peserta dari berbagai negara. Diantaranya Belanda, Polandia, Italia, Bangladesh, India, Korea Selatan, Jepang, Tiongkok, Singapura, Malaysia, dan Indonesia.
Kehadiran siswa SMPN 6 Mataram dalam forum ini menjadi bukti pelajar Kota Mataram mampu bersaing dan berkontribusi di tingkat internasional melalui diplomasi, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap isu global.
Editor : Kimda Farida