Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Job Fair ICCN NTB Diserbu 1.197 Pencari Kerja, Puluhan Perusahaan Buka Lowongan di UIN Mataram

Jay • Senin, 13 Juli 2026 | 18:26 WIB
JOB FAIR: Kepala LLDIKTI Wilayah VIII I Gusti Lanang Bagus Eratodi (tiga dari kiri) bersama Kepala Disnakertrans NTB Aidy Furqan (tiga dari kanan) membuka Job Fair diadakan ICCN NTB di UIN Mataram, Sabtu (11/7).
JOB FAIR: Kepala LLDIKTI Wilayah VIII I Gusti Lanang Bagus Eratodi (tiga dari kiri) bersama Kepala Disnakertrans NTB Aidy Furqan (tiga dari kanan) membuka Job Fair diadakan ICCN NTB di UIN Mataram, Sabtu (11/7).

 

LombokPost- Job Fair Indonesia Career Center Network (ICCN) menjadi magnet bagi pencari kerja di NTB. Bursa kerja di Auditorium Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Sabtu (11/7), dipadati mahasiswa tingkat akhir dan alumni dari berbagai perguruan tinggi.

Sebanyak 1.197 peserta tercatat mengikuti Job Fair. Kegiatan itu menghadirkan puluhan perusahaan dengan beragam lowongan kerja.

Job Fair juga dirangkaikan dengan talk show kesiapan menghadapi dunia kerja. Sejumlah narasumber memberikan pembekalan. Di antaranya Presiden ICCN Rosaria Mita Amalia, Kepala LLDIKTI Wilayah VIII I Gusti Lanang Bagus Eratodi, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB Aidy Furqan.

Baca Juga: Wali Kota Mataram Mohan Ajak Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Bangun Semangat dan Percaya Diri Sejak Dini

Koordinator ICCN NTB Yoga Dwi Saputra mengatakan, Job Fair ICCN NTB melibatkan 10 perguruan tinggi di NTB dan 31 perusahaan dari berbagai sektor industri. Kolaborasi itu memberi peserta akses langsung terhadap beragam informasi rekrutmen dalam satu lokasi.

“Target kami adalah mahasiswa tingkat akhir yang sudah menyelesaikan studi maupun skripsi, serta alumni yang masih mencari pekerjaan,” ujarnya.

Menurut Yoga, bursa kerja sengaja dikemas dalam satu hari. Langkah itu dilakukan agar antusiasme peserta terpusat dan perusahaan dapat bertemu lebih banyak kandidat potensial.

Baca Juga: Unram Luncurkan Book Store Digital, Mahasiswa Kini Bisa Akses Buku Lewat Google Play Books

Kegiatan itu juga menjadi solusi bagi lulusan perguruan tinggi yang kesulitan memperoleh informasi lowongan pekerjaan.

Ia menegaskan, pusat karier di perguruan tinggi berperan sebagai penghubung antara lulusan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Melalui Job Fair, proses pencarian kerja diharapkan lebih mudah karena perusahaan dan pencari kerja bertemu langsung.

“Kami memfasilitasi agar alumni maupun lulusan lebih mudah mendapatkan pekerjaan hanya dengan datang ke lokasi Job Fair,” katanya.

Baca Juga: Unram Terjunkan 23 Guru Besar Dampingi Desa, Program Profesor Berdampak Fokus Solusi Nyata

Kepala LLDIKTI Wilayah VIII I Gusti Lanang Bagus Eratodi mengapresiasi kegiatan itu. Menurutnya, Job Fair ICCN NTB sejalan dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi. Indikator itu menitikberatkan tingkat penyerapan lulusan di dunia usaha dan dunia industri.

Ia menjelaskan, penilaian IKU tidak hanya dilakukan setelah mahasiswa lulus. Penilaian juga dilakukan ketika mahasiswa telah bekerja saat masih menjalani pendidikan.

Lulusan yang berhasil membangun usaha sesuai bidang keilmuan juga memiliki nilai lebih dalam indikator itu.

Baca Juga: Daftar Ulang SPMB SMPN 4 Mataram Capai 318 Siswa, Kurang Dua untuk Penuhi Standar Kemendikdasmen

“Yang diukur tidak hanya setelah lulus. Saat masih kuliah tetapi sudah bekerja atau berwirausaha sesuai bidangnya justru memiliki bobot yang lebih besar,” jelasnya.

Lanang menambahkan, ICCN merupakan mitra nasional yang berpengalaman menyelenggarakan bursa kerja. Kegiatan seperti itu dinilai penting untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia industri.

“Kami akan terus memfasilitasi karena ini menjadi semangat dari Bapak Menteri. Setiap LLDIKTI di provinsi diwajibkan mengadakan Job Fair dan pemerintah telah menyiapkan dukungan anggarannya,” tegasnya.

Baca Juga: SMPN 10 Mataram Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah, Siapkan Prosesi Ijab Kabul untuk Siswa Baru

Kepala Disnakertrans NTB Aidy Furqan menilai Job Fair ICCN NTB berkontribusi dalam upaya menekan angka pengangguran di daerah. Bursa kerja menjadi ruang bagi pencari kerja untuk melihat peluang sekaligus mencocokkan kompetensi dengan kebutuhan perusahaan.

Menurutnya, konsep Job Fair berbeda dengan Job Matching. Job Fair membuka akses informasi lowongan pekerjaan. Sementara Job Matching berfokus pada pencocokan kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan melalui pelatihan keterampilan.

“Kalau Job Matching, peserta bisa mengikuti pelatihan sekitar tiga sampai empat bulan agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Untuk penempatan ke luar negeri seperti Jepang memang membutuhkan waktu sekitar tujuh bulan, tetapi peluang bekerjanya sudah jelas,” tandasnya.

 

Editor : Kimda Farida
Job Fair ICCN NTB Lowongan kerja NTB Job Fair UIN Mataram Bursa kerja NTB ICCN NTB