LombokPost- SMPN 17 Mataram (Spentubels) akhirnya memiliki lapangan basket representatif setelah lama menanti. Rehabilitasi lapangan menggunakan dana pokok pikiran (pokir) dewan telah rampung dan siap mendukung pembinaan olahraga serta pengembangan atlet muda berprestasi.
Rehabilitasi lapangan basket Spentubels berlangsung sekitar dua bulan. Proyek itu telah melalui proses Provisional Hand Over (PHO).
Seluruh fasilitas telah diserahkan dan dapat digunakan untuk kegiatan belajar maupun latihan olahraga di sekolah.
Kepala SMPN 17 Mataram Hartati Panca Mardikawati mengatakan, rehabilitasi lapangan basket menelan anggaran Rp 175 juta dari dana pokir.
Seluruh pekerjaan dilakukan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan tetap mengutamakan kualitas pembangunan.
"Kalau sesudahnya ini luar biasa," ujar Hartati saat melihat hasil akhir pembangunan lapangan yang kini tampak lebih kokoh, rapi, dan nyaman digunakan.
Baca Juga: Transisi PAUD ke SD Jadi Fokus MPLS Mataram, Bunda PAUD Tekankan Anak Belajar dengan Bahagia
Ia menjelaskan, salah satu keunggulan lapangan basket Spentubels yang baru adalah penggunaan ring basket berbahan fiber. Material itu dinilai lebih kuat dan memiliki tampilan lebih modern dibandingkan ring konvensional sebelumnya.
Kondisi lapangan kini jauh berbeda dibandingkan sebelum rehabilitasi.
Sebelumnya, permukaan lapangan rusak dan berlubang. Kondisi itu mengganggu aktivitas olahraga, seperti basket dan bulu tangkis.
Kerusakan juga berpotensi membahayakan keselamatan siswa saat mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani.
Hartati mengatakan, pihak sekolah optimistis pembinaan olahraga akan semakin berkembang dengan hadirnya lapangan basket baru.
Fasilitas yang lebih baik diharapkan meningkatkan minat siswa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler.
Baca Juga: Mobil Listrik SMKN 1 Lingsar Tembus Shell Eco-Marathon, Jadi Satu-satunya Wakil SMK Indonesia
Fasilitas yang lebih baik diharapkan mampu meningkatkan minat siswa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sekaligus melahirkan atlet muda yang mampu bersaing di berbagai kejuaraan.
Sekolah telah menyiapkan berbagai agenda olahraga, mulai dari turnamen internal hingga kompetisi antarsekolah.
Kehadiran fasilitas baru diyakini menjadi nilai tambah dalam meningkatkan pelayanan pendidikan, khususnya pengembangan bakat dan prestasi nonakademik.
"Dengan fasilitas yang kini sudah mumpuni, kami optimis ini bisa menjadi daya tarik bagi masyarakat luas melalui peningkatan pelayanan di bidang olahraga," katanya.
Baca Juga: Disdik Mataram Tekankan Kolaborasi Orang Tua dan Sekolah Selama MPLS, Siswa Belajar dari Rumah
Keberadaan lapangan basket SMPN 17 Mataram tidak hanya menjadi simbol peningkatan sarana pendidikan. Fasilitas itu juga menjadi motivasi baru bagi seluruh warga sekolah untuk terus mengembangkan prestasi olahraga.
Editor : Kimda FaridaSumber : Lombok Post