Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Unram Gandeng PT Agricon Technology Group, Sekaroh Disiapkan Jadi Pusat Pertanian Modern di NTB

Jay • Kamis, 16 Juli 2026 | 15:17 WIB
KERJA SAMA: Wakil Dekan III Fakultas Pertanian Unram Mahardika Rizqi Himawan (pakai kacamata) dan Direktur PT Agricon Technology Group Cahaya Putraja Muliawan menunjukkan perjanjian kerja sama di Fakultas Pertanian Unram, Kamis (16/7).
KERJA SAMA: Wakil Dekan III Fakultas Pertanian Unram Mahardika Rizqi Himawan (pakai kacamata) dan Direktur PT Agricon Technology Group Cahaya Putraja Muliawan menunjukkan perjanjian kerja sama di Fakultas Pertanian Unram, Kamis (16/7).

 

LombokPost- Universitas Mataram (Unram) terus memperkuat perannya dalam pengembangan pertanian modern di NTB. Terbaru, Fakultas Pertanian Unram menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Agricon Technology Group untuk mengembangkan pertanian modern berbasis teknologi di lahan kering dan kawasan pesisir. Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat riset, tetapi juga membuka peluang lahirnya pengusaha muda agribisnis sekaligus mempercepat pembangunan berkelanjutan di NTB.

Kerja sama tersebut mencakup tiga pilar utama perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kolaborasi ini, pertanian modern di NTB diharapkan menjadi solusi dalam mengoptimalkan lahan kering sekaligus menjaga kelestarian kawasan pesisir.

Wakil Dekan III Fakultas Pertanian Unram Mahardika Rizqi Himawan mengatakan, kerja sama dengan PT Agricon Technology Group sejalan dengan kompetensi yang dimiliki Fakultas Pertanian. Saat ini fakultas memiliki enam program studi jenjang sarjana dan satu program pascasarjana yang siap mendukung implementasi program di lapangan.

Baca Juga: Nurhidayah, Siswi MTsN 1 Mataram Raih Juara II Olimpiade Bahasa Arab, Bukti Pembinaan Akademik Berprestasi

"Kami sangat terbuka karena ini berkaitan langsung dengan program studi kami. Mahasiswa nantinya bisa belajar langsung bagaimana cara mengolah lahan kering serta memahami ekosistem pesisir dan laut secara nyata," ujar Mahardika.

Menurutnya, kawasan yang dikelola PT Agricon Technology Group akan menjadi laboratorium alam bagi mahasiswa. Selain menjadi lokasi praktik lapangan, kawasan tersebut juga dimanfaatkan sebagai pusat penelitian skripsi, riset dosen, hingga kajian mengenai kesuburan tanah, pengelolaan lahan kering, pelestarian hutan mangrove, dan rehabilitasi terumbu karang di kawasan Teluk Karang.

Tidak hanya berfokus pada dunia akademik, kerja sama Unram dan PT Agricon Technology Group juga diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui edukasi pengelolaan lahan kering yang produktif dan bernilai ekonomi tinggi.

Baca Juga: Lapangan Basket SMPN 17 Mataram Rampung, Siap Cetak Atlet Muda Berprestasi

Sebagai tindak lanjut, Fakultas Pertanian Unram akan melakukan visitasi ke lokasi pengembangan di Desa Sekaroh, Lombok Timur. Langkah tersebut dilakukan untuk mengevaluasi berbagai capaian, mengidentifikasi kendala di lapangan, sekaligus menyusun agenda penelitian bersama.

"Kami akan melihat langsung apa yang sudah dilakukan perusahaan. Mana yang berhasil akan kita perkuat, dan yang belum berhasil akan kita cari solusinya melalui penelitian bersama antara Fakultas Pertanian Unram dan PT Agricon Technology Group," kata Mahardika.

Direktur PT Agricon Technology Group Cahaya Putraja Muliawan mengatakan, kolaborasi ini sekaligus menjadi upaya mengubah cara pandang generasi muda terhadap sektor pertanian. Menurutnya, pertanian modern di NTB memiliki prospek besar karena telah didukung teknologi mekanisasi yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus efisiensi kerja.

Baca Juga: Transisi PAUD ke SD Jadi Fokus MPLS Mataram, Bunda PAUD Tekankan Anak Belajar dengan Bahagia

"Kami datang membawa harapan supaya kaum milenial mau kembali lagi ke pertanian. Dengan pertanian modern, satu orang bisa mengelola puluhan hektare lahan karena didukung sistem mekanisasi yang canggih," ujarnya.

Di kawasan Desa Sekaroh, perusahaan mulai menerapkan konsep pertanian modern dengan memanfaatkan berbagai teknologi, mulai dari mesin pengolah lahan, drone untuk penyemprotan tanaman, hingga mesin panen otomatis. Sistem tersebut dirancang untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya operasional.

Kawasan pengembangan juga akan menerapkan konsep zero waste, dimana limbah peternakan diolah menjadi pupuk organik untuk mendukung produktivitas pertanian. Hasil panen nantinya diproyeksikan menjadi pemasok kebutuhan hotel-hotel yang akan dibangun di kawasan tersebut sehingga tercipta ekosistem ekonomi yang saling terintegrasi.

Baca Juga: Mobil Listrik SMKN 1 Lingsar Tembus Shell Eco-Marathon, Jadi Satu-satunya Wakil SMK Indonesia

Kerja sama ini turut melibatkan berbagai fakultas di Unram sebagai pusat riset, pengembangan teknologi, serta tempat magang mahasiswa. Selain itu, kawasan Desa Sekaroh juga akan dikembangkan menjadi pusat pembibitan tanaman sekaligus laboratorium lapangan bagi sivitas akademika.

Disisi lain, aspek pelestarian lingkungan menjadi perhatian utama. PT Agricon Technology Group bersama Unram berkomitmen melakukan rehabilitasi kawasan hutan dan pesisir melalui penanaman pohon besar serta rehabilitasi mangrove yang mengalami kerusakan akibat penebangan.

"Kami berencana menanam kembali pohon-pohon besar agar suasana hutan kembali seperti dulu. Penanaman mangrove juga menjadi prioritas karena sekitar 30 hingga 40 persen kawasan pesisir di sana sudah rusak ditebang," jelas Putra.

Baca Juga: Disdik Mataram Tekankan Kolaborasi Orang Tua dan Sekolah Selama MPLS, Siswa Belajar dari Rumah

Tak hanya mengembangkan sektor pertanian, kawasan tersebut juga akan dipadukan dengan pengembangan wisata berbasis alam melalui pembangunan restoran apung, fasilitas olahraga air, hingga vila yang terintegrasi dengan kawasan pesisir.

Melalui kolaborasi Unram dan PT Agricon Technology Group, pengembangan pertanian modern di NTB diharapkan menjadi model pembangunan berkelanjutan yang mampu mengintegrasikan teknologi, pendidikan, pelestarian lingkungan, dan pariwisata. Program ini juga diyakini akan menjadi magnet investasi sekaligus melahirkan generasi muda yang siap membangun sektor agribisnis berbasis teknologi di NTB.

 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
PT Agricon Technology Group Pertanian Modern di NTB Sekaroh Lombok Timur Unram Universitas Mataram