SMAN 4 Mataram Perkuat Eco Zero dan Bank Sampah, Bangun Sekolah Peduli Lingkungan

Jay • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 15:32 WIB
Kepala SMAN 4 Mataram Jauhari Khalid
Kepala SMAN 4 Mataram Jauhari Khalid

 

LombokPost- SMAN 4 Mataram terus memperkuat citra sekolah melalui pengembangan program Eco Zero dan Bank Sampah.

Kedua program berbasis kelestarian lingkungan itu menjadi strategi sekolah untuk membangun identitas sekaligus menanamkan karakter peduli lingkungan kepada seluruh warga sekolah.

Penguatan citra sekolah menjadi salah satu keputusan utama dalam rapat kerja yang melibatkan semua guru.

Melalui forum itu, sekolah berkomitmen mempertahankan dan meningkatkan kualitas program unggulan agar memberikan dampak nyata bagi peserta didik maupun masyarakat.

Kepala SMAN 4 Mataram Jauhari Khalid mengatakan, program Eco Zero akan terus menjadi prioritas.

Program itu sejalan dengan upaya menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Baca Juga: Restrukturisasi Spektrum SMK 2027, Jurusan Dipangkas dari 144 Jadi 60 agar Lulusan Siap Kerja

“Kita sudah sepakat dengan guru-guru untuk terus menjalankan program Eco Zero. Ini adalah bagian dari komitmen kita dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekolah,” ujarnya.

Untuk memperkuat pelaksanaan program itu, Jauhari menjalin kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram.

Kolaborasi itu mencakup pendampingan teknis, edukasi lingkungan, hingga pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Selain Eco Zero, sekolah terus mengoptimalkan Program Bank Sampah Lisan sebagai bagian dari budaya pengelolaan sampah.

Program itu tidak hanya mengajarkan siswa pentingnya memilah dan mengelola sampah. Program itu juga menjadi salah satu identitas yang memperkuat citra sekolah.

Baca Juga: SMKN 1 Lingsar Kembangkan Hidroponik Tenaga Surya, Berkebun Tanpa Listrik PLN

“Program Bank Sampah ini akan terus kita pertahankan dan jalankan. Ini adalah langkah nyata bagi branding sekolah kita agar dikenal sebagai sekolah yang peduli pada kelestarian lingkungan,” tambah Jauhari.

Menurutnya, konsistensi menjalankan Eco Zero dan Bank Sampah menjadi investasi jangka panjang untuk membangun citra positif sekolah. Selain menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, kedua program itu juga membentuk karakter siswa agar lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Ke depan, kata Jauhari, kualitas pelaksanaan Eco Zero dan Bank Sampah akan terus dievaluasi agar manfaatnya semakin luas.

Melalui penguatan citra itu, ia berharap SMAN 4 Mataram dikenal sebagai pelopor pendidikan berbasis kepedulian lingkungan di Kota Mataram. 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Eco Zero Sekolah peduli lingkungan Eco Zero SMAN 4 Mataram SMAN 4 Mataram bank sampah