Kwarcab Mataram Ajak Pembina Nonton Film Pramuka, Perkuat Karakter dan Dasa Dharma

Jay • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 16:23 WIB
NOBAR: Para pembina gerakan pramuka dari berbagai gugus depan nobar film pramuka di Bioskop Transmart Mataram, pekan lalu.
NOBAR: Para pembina gerakan pramuka dari berbagai gugus depan nobar film pramuka di Bioskop Transmart Mataram, pekan lalu.

 

LombokPost- Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Mataram menggelar nonton bareng film pramuka bersama ratusan pembina Gerakan Pramuka dari berbagai gugus depan di Bioskop Transmart Mataram. Kegiatan ini menjadi langkah memperkuat pendidikan karakter sekaligus menanamkan nilai Dasa Dharma Pramuka kepada generasi muda melalui media kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman.

Film pramuka itu merupakan hasil kolaborasi Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka bersama Alamanda Production. Film itu mengangkat kisah petualangan anggota Pramuka Penggalang yang menghadapi berbagai tantangan di alam bebas. Film itu juga menyampaikan pesan tentang kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Kwarcab Kota Mataram Didi Sumardi menilai, film menjadi media pembelajaran yang efektif untuk memperkenalkan makna kepramukaan kepada generasi muda. Menurutnya, pramuka tidak sekadar identik dengan seragam atau kegiatan di alam terbuka. Pramuka juga menjadi wadah membentuk karakter kuat menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga: Siswa MAN 1 Mataram Raih Medali Nasional, Riset Hukum Bersaing dengan Mahasiswa UGM dan UB

“Film pada hakikatnya merupakan karya yang membangun masyarakat dan bangsa. Karena itu, sebagai media pembangunan, film juga menjadi sarana mentransformasikan nilai-nilai kepramukaan kepada masyarakat,” ujar Didi.

Ia menjelaskan, Dasa Dharma Pramuka harus terus dihadirkan melalui pendekatan kreatif agar tetap relevan dengan tantangan zaman. Karena itu, media film dinilai mampu menjangkau generasi muda dengan cara lebih menarik dibandingkan metode konvensional.

Menurutnya, nonton bareng film pramuka tidak hanya menjadi hiburan. Kegiatan itu juga menjadi ruang edukasi untuk memperkuat pemahaman pembina terhadap nilai kepramukaan.

Baca Juga: Golden Tiket Kepala Sekolah Mulai Jalan, Sekolah Sepi Peminat Jadi Prioritas Transformasi

“Para pembina diharapkan mampu meneruskan semangat tersebut kepada peserta didik di gugus depan masing-masing. Pramuka dituntut terus berinovasi dan berkreativitas menerjemahkan situasi serta kondisi masyarakat, sehingga nilai-nilai Dasa Dharma tetap kontekstual dengan kebutuhan nyata masyarakat,” urainya.

Pada penayangan perdana ini, peserta yang diundang diprioritaskan dari kalangan pembina pramuka. Langkah itu dilakukan agar para pembina menjadi motor penggerak dalam mengajak anggota pramuka di sekolah masing-masing menyaksikan film yang sama pada kesempatan berikutnya.

Didi meyakini, pembina memiliki peran penting sebagai agen transformasi nilai kepramukaan. Melalui pendekatan visual yang inspiratif, pesan tentang disiplin, kepedulian, kepemimpinan, dan cinta tanah air diharapkan lebih mudah dipahami serta diterapkan peserta didik.

Baca Juga: Klinik Unram Hadir di Fakultas Teknik, Cek Kesehatan Gratis dan Pindah FKTP BPJS Makin Mudah

"Kami berharap melalui peran para pembina di gugus depan, anggota pramuka juga terdorong untuk menonton film ini pada kesempatan berikutnya. Mudah-mudahan memberikan dampak positif bagi keluarga besar Pramuka, khususnya di Kota Mataram," pungkasnya.

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Lombok Post
Kwarcab Mataram Film Pramuka Nonton bareng film Pramuka Dasa Dharma Pramuka gerakan pramuka