FK Unizar Gandeng RSUD H Moh Ruslan, Perkuat Rumah Sakit Pendidikan untuk Cetak Dokter Berkualitas

Jay • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 17:53 WIB
KERJA SAMA: Ketua Yayasan Pesantren Luhur Al-Azhar Dr. Ir. H. Nanang Samodra KA, M.Sc (Pakai peci), Rektor Unizar Dr. Ir. Muh. Ansyar, Dekan FK Unizar Prof. dr. Rosdiana Natzir, Ph.D., Sp.Biok foto bersama Direktur RSUD H Moh Ruslan Kota Mataram dr. Hj. N.K. Eka Nurhayati, Sp.OG., K.FER., M.Kes (tengah) sembari menunjukkan MoA Tripartit di Ballroom Aston Inn Mataram, Jumat (31/7).
KERJA SAMA: Ketua Yayasan Pesantren Luhur Al-Azhar Dr. Ir. H. Nanang Samodra KA, M.Sc (Pakai peci), Rektor Unizar Dr. Ir. Muh. Ansyar, Dekan FK Unizar Prof. dr. Rosdiana Natzir, Ph.D., Sp.Biok foto bersama Direktur RSUD H Moh Ruslan Kota Mataram dr. Hj. N.K. Eka Nurhayati, Sp.OG., K.FER., M.Kes (tengah) sembari menunjukkan MoA Tripartit di Ballroom Aston Inn Mataram, Jumat (31/7).

 

LombokPost- Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar (FK Unizar) memperkuat sistem rumah sakit pendidikan melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) Tripartit bersama RSUD H Moh Ruslan Kota Mataram sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama dan sejumlah rumah sakit jejaring. Langkah ini menjadi strategi penting dalam meningkatkan mutu pendidikan profesi dokter sekaligus mempercepat pemenuhan standar akreditasi rumah sakit pendidikan.

Penandatanganan MoA FK Unizar dan RSUD H Moh Ruslan berlangsung di Ballroom Aston Inn Mataram, Jumat (31/7). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan sosialisasi persiapan akreditasi Rumah Sakit Pendidikan Utama, Rumah Sakit Satelit, dan Wahana Pendidikan yang diikuti pimpinan perguruan tinggi serta direktur rumah sakit dari NTB dan Bali.

Hadir sebagai narasumber Ketua Asosiasi Rumah Sakit Pendidikan Indonesia (ARSPI) dr. Andi Wahyuningsih Attas, Sp.An-TI., Subsp.TI(K)., MARS, dengan moderator Ketua Program Studi Profesi Dokter FK Unizar dr Danang Nur Adiwibawa, SH., Sp.KJ(K).

Baca Juga: Ratu Gebriella Raih Medali Perak Pencak Silat, MTsN 2 Lombok Barat Cetak Prestasi Lagi

Kegiatan juga dihadiri Pembina dan Ketua Yayasan Pesantren Luhur Al-Azhar, Rektor Unizar, jajaran pimpinan universitas, Dekan Fakultas Kedokteran, serta para direktur rumah sakit jejaring, di antaranya RSUD Provinsi NTB, RSJ Mutiara Sukma NTB, RSJ Manah Shanti Mahottama Bali, RSUD H Moh Ruslan Kota Mataram, hingga RSUD Patut Patuh Patju.

Dekan FK Unizar Prof. dr. Rosdiana Natzir, Ph.D., Sp.Biok mengatakan transformasi sistem kesehatan nasional menuntut penguatan kolaborasi antara fakultas kedokteran dan rumah sakit pendidikan. Menurutnya, rumah sakit tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga pusat pembelajaran klinik dalam mencetak dokter yang kompeten dan beretika.

"Hubungan antara fakultas kedokteran dengan rumah sakit pendidikan maupun berbagai wahana pendidikan merupakan kemitraan akademik yang memiliki tanggung jawab bersama dalam menghasilkan lulusan dokter yang kompeten, profesional, dan beretika," ujarnya.

Baca Juga: SEAMEO Biotrop Cetak Guru Pelopor Konservasi Biodiversitas, Sekolah NTB Disiapkan Jadi Laboratorium Geopark

Prof. Rosdiana menjelaskan, implementasi kerja sama dilakukan melalui penguatan pendidikan klinik berbasis Outcome-Based Education (OBE), peningkatan kapasitas dosen dan pembimbing klinik, penelitian kolaboratif, pengabdian kepada masyarakat, penguatan budaya keselamatan pasien, hingga pengembangan pelayanan kesehatan berbasis evidence-based medicine.

Ia menegaskan, peningkatan mutu pendidikan profesi dokter membutuhkan sistem yang terintegrasi, mulai dari standar mutu, tata kelola, dashboard pendidikan klinik, hingga budaya evaluasi yang berkelanjutan.

Direktur RSUD H Moh Ruslan Kota Mataram dr. Hj. N.K. Eka Nurhayati, Sp.OG., K.FER., M.Kes menyebutkan penandatanganan MoA Tripartit merupakan komitmen bersama dalam membangun sistem pembelajaran klinik yang memenuhi standar nasional sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

Baca Juga: Golden Tiket Kepala Sekolah Mulai Jalan, Sekolah Sepi Peminat Jadi Prioritas Transformasi

"Kolaborasi ini merupakan komitmen bersama untuk membangun sistem pembelajaran klinik yang terstandar, meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, sekaligus mempersiapkan pemenuhan standar akreditasi Rumah Sakit Pendidikan," jelasnya.

Menurut dr Eka, RSUD H Moh Ruslan siap menyediakan lingkungan belajar klinik yang aman, kondusif, dan berkualitas guna mencetak tenaga kesehatan yang profesional, kompeten, dan berintegritas.

Ketua Yayasan Pesantren Luhur Al-Azhar Dr. Ir. H. Nanang Samodra KA, M.Sc menilai penetapan RSUD H Moh Ruslan sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengembangan FK Unizar.Ia berharap seluruh proses pemenuhan persyaratan administrasi maupun standar akreditasi dapat diselesaikan lebih cepat sehingga status rumah sakit pendidikan utama segera terwujud.

Baca Juga: Klinik Unram Hadir di Fakultas Teknik, Cek Kesehatan Gratis dan Pindah FKTP BPJS Makin Mudah

Dalam sesi sosialisasi, Ketua ARSPI dr. Andi Wahyuningsih Attas memaparkan berbagai aspek penting mengenai tata kelola rumah sakit pendidikan, mulai dari konsep dasar, hak dan kewajiban rumah sakit pendidikan, hingga sistem pendanaan yang menjamin keberlanjutan pendidikan kedokteran.

Menurutnya, keberhasilan rumah sakit pendidikan tidak hanya bergantung pada kelengkapan dokumen, tetapi juga ditentukan oleh sinergi antara perguruan tinggi, rumah sakit pendidikan utama, rumah sakit satelit, serta seluruh wahana pendidikan.

"Rumah sakit pendidikan harus dibangun sebagai ekosistem pembelajaran yang memenuhi standar mutu, memiliki pembagian hak dan kewajiban yang jelas, serta didukung tata kelola dan pendanaan yang berkelanjutan agar mampu menghasilkan lulusan dokter yang berkualitas," tegasnya.

Baca Juga: Gerakan Tanam Cabai di SMAN 1 Sembalun Berhasil, One Student One Chili Mulai Panen Harapan

Ia juga mengapresiasi langkah FK Unizar yang mulai mempersiapkan proses akreditasi secara komprehensif melalui kolaborasi bersama RSUD H Moh Ruslan dan seluruh rumah sakit jejaring.

Melalui MoA FK Unizar dan RSUD H Moh Ruslan, kedua institusi berharap mampu membangun ekosistem rumah sakit pendidikan yang semakin kuat. Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan profesi dokter, tetapi juga memperkuat tridarma perguruan tinggi melalui kolaborasi berkelanjutan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Rumah Sakit Pendidikan MoA FK Unizar Pendidikan Profesi Dokter RSUD H Moh Ruslan FK Unizar