LombokPost-- Sebanyak 10 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mataram melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Desa Pengadangan Barat pada periode 1 Juli–14 Agustus 2026.
Melalui berbagai program kerja yang telah dirancang, mahasiswa berupaya memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan.
Salah satu program kerja utama yang dilaksanakan adalah pembuatan komposter dan pupuk organik sebagai upaya pengolahan limbah organik rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat.
Program ini bertujuan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah organik sekaligus mendorong penerapan praktik ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai manfaat komposter dan pengolahan limbah organik, kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan komposter serta praktik pembuatan pupuk organik bersama masyarakat.
Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif selama proses demonstrasi dan sesi diskusi yang berlangsung interaktif.
Baca Juga: Kesulitan Air Bersih di Gili Meno Jadi “Berkah” bagi Pedagang Air
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Mataram berharap masyarakat Desa Pengadangan Barat dapat memanfaatkan limbah organik secara mandiri, mengurangi jumlah sampah yang dibuang, serta menghasilkan pupuk organik yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pertanian maupun pekarangan rumah.
Program ini diharapkan menjadi langkah sederhana menuju lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi terhadap pencapaian
SDGs 12 – Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab: melalui pemanfaatan limbah organik rumah tangga menjadi kompos dan pupuk organik cair sehingga mengurangi jumlah sampah yang dibuang.
SDGs 13 – Penanganan Perubahan Iklim: dengan mendorong pengelolaan limbah organik yang lebih ramah lingkungan sehingga membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
SDGs 15 – Menjaga Ekosistem Daratan: melalui penggunaan pupuk organik yang membantu menjaga kesuburan tanah dan mendukung praktik pertanian berkelanjutan.
Editor : Kimda FaridaSumber : siaran pers