Unram Gandeng Seoul National University, Siapkan Prodi Bahasa Korea dan Peluang Beasiswa

Jay • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 16:46 WIB
KOLABORASI GLOBAL: Rektor Unram Prof Sukardi (kanan) bersama Director of SNU Social Responsibility Seo Kyo di Ruang Tamu Rektor Unram, Selasa (29/7).
KOLABORASI GLOBAL: Rektor Unram Prof Sukardi (kanan) bersama Director of SNU Social Responsibility Seo Kyo di Ruang Tamu Rektor Unram, Selasa (29/7).

 

LombokPost- Universitas Mataram (Unram) memperkuat kerja sama dengan Seoul National University (SNU), Korea Selatan. Kolaborasi itu menjadi langkah mempercepat internasionalisasi kampus.

Kedua perguruan tinggi sepakat memperluas pembelajaran bahasa Korea dan membuka peluang beasiswa. Kerja sama juga mencakup mobilitas mahasiswa dan dosen di tingkat internasional.

Komitmen itu dibahas dalam pertemuan Rektor Unram Prof Sukardi dengan Director of Seoul National University Social Responsibility Seo Kyo. Pertemuan berlangsung di Ruang Tamu Rektor Unram, Selasa (29/7).

Baca Juga: Golden Tiket Kepala Sekolah Mulai Berlaku di NTB, Kasek ke Pelosok Dapat Insentif dan Boleh Bawa Dua Guru

Pertemuan membahas peluang kerja sama di bidang pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, dan riset. Pembahasan juga mencakup penguatan pembelajaran bahasa sebagai jembatan kolaborasi antarnegara.

Kolaborasi Unram dan SNU mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 17 mengenai Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Seo Kyo menegaskan, SNU berkomitmen mengembangkan pembelajaran bahasa Korea di Unram, agar menjangkau lebih banyak mahasiswa dan masyarakat umum. Menurut dia, keberlanjutan program menjadi fondasi penting dalam membangun hubungan akademik jangka panjang. Hubungan itu melibatkan kedua institusi.

Baca Juga: Limbah Rumput Laut Disulap Jadi Pupuk Organik, Umbi Gadung Jadi Insektisida Hayati, Universitas Hamzanwadi Dampingi Petani Lombok Timur

Seo Kyo juga mendorong Unram membuka Program Studi Bahasa Korea. Langkah itu dinilai dapat menjawab meningkatnya kebutuhan tenaga profesional yang memiliki kemampuan bahasa dan kompetensi lintas budaya.

“Pembelajaran bahasa bukan sekadar membangun kemampuan komunikasi, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam pendidikan, penelitian, hingga pertukaran budaya,” ujarnya.

Selain itu, Seo Kyo memperkenalkan berbagai peluang beasiswa bagi mahasiswa Unram. Salah satunya Global Korea Scholarship (GKS) bagi mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan studi di Korea Selatan.

Baca Juga: PKM Kemendiktisaintek Bekali Kelompok Tani dan Mahasiswa KKN dengan Teknologi Organik Berbasis Limbah Rumput Laut dan Umbi Gadung

Ia juga menjelaskan filosofi King Sejong Institute. Lembaga itu mengambil nama Raja Sejong sebagai pencipta aksara Hangeul.

Menurut dia, semangat Raja Sejong menghadirkan sistem bahasa yang mudah dipelajari seluruh masyarakat. Nilai itu menjadi dasar pengembangan pembelajaran bahasa Korea di berbagai negara melalui kerja sama perguruan tinggi.

Seo Kyo menilai tantangan pendidikan global tidak dapat dihadapi sendiri. Karena itu, kolaborasi internasional menjadi ruang untuk mempertemukan pengetahuan, pengalaman, dan perspektif lintas negara.

Baca Juga: FK Unizar Gandeng RSUD H Moh Ruslan, Perkuat Rumah Sakit Pendidikan untuk Cetak Dokter Berkualitas

Sementara itu, Rektor Unram Prof Sukardi menegaskan, peningkatan kompetensi bahasa asing menjadi bagian dari strategi internasionalisasi kampus. Sebagai tahap awal, Unram merancang jalur penerimaan mahasiswa baru berbasis kemampuan bahasa asing.

Kemampuan itu meliputi bahasa Korea, Jepang, dan Mandarin. Program itu diproyeksikan mendukung skema student mobility, double degree, serta kolaborasi akademik dengan perguruan tinggi luar negeri.

Prof Sukardi menjelaskan, penguatan kompetensi bahasa akan diawali melalui kursus intensif di Pusat Bahasa Unram, sebelum dikembangkan menjadi Program Studi Bahasa Korea di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Baca Juga: Ratu Gebriella Raih Medali Perak Pencak Silat, MTsN 2 Lombok Barat Cetak Prestasi Lagi

Untuk memperkuat ekosistem pembelajaran, Unram berencana membangun Pusat Integrasi Bahasa di lantai satu Perpustakaan Unram. Fasilitas itu akan menjadi pusat pembelajaran berbagai bahasa asing.

Pusat Integrasi Bahasa juga menjadi ruang interaksi akademik yang mendukung pertukaran budaya dan kerja sama internasional.

“Kami juga mendorong peserta maupun volunteer program Bahasa Korea agar melanjutkan studi magister di Seoul National University melalui berbagai skema beasiswa. Setelah lulus, kami berharap mereka kembali menjadi dosen di Unram sehingga mampu memperkuat pengembangan Bahasa Korea di kampus,” kata Prof Sukardi.

Baca Juga: Minim Asap, SIBERDAMPAK Jadi Solusi Sampah Kering di Desa Pakuan

Selain membuka peluang mahasiswa Unram belajar di Korea Selatan, Prof Sukardi berharap semakin banyak mahasiswa Korea mengikuti program short course di Unram. Dengan begitu, mobilitas mahasiswa dapat berlangsung dua arah.

Menurut dia, pertukaran itu akan memperkaya pengalaman belajar lintas budaya. Program itu juga diharapkan memperkuat posisi Unram dan SNU sebagai mitra strategis di kawasan Asia.

Selain pendidikan, Unram dan SNU akan memperluas kolaborasi di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama dilakukan melalui sinergi para profesor dari Indonesia dan Korea Selatan.

Baca Juga: Kwarcab Mataram Ajak Pembina Nonton Film Pramuka, Perkuat Karakter dan Dasa Dharma

Kolaborasi itu diharapkan menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Kerja sama juga diharapkan memperkuat jejaring riset internasional.

Melalui penguatan pembelajaran bahasa Korea, pengembangan Program Studi Bahasa Korea, perluasan beasiswa, hingga mobilitas akademik, kerja sama Unram dan SNU diharapkan membuka lebih banyak peluang global bagi mahasiswa.

Langkah itu sekaligus mempertegas komitmen Unram menjadi perguruan tinggi berdaya saing internasional. Unram juga ingin mencetak lulusan adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan global.

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Lombok Post
Kerja sama Unram SNU Korea Selatan Unram Seoul National University Universitas Mataram