Sekolah Gratis Bikin SMAN 1 Sembalun Diserbu, Pendaftar Melampaui Kuota

Jay • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 15:39 WIB
JAM ISTIRAHAT: Siswa SMAN 1 Sembalun memanfaatkan jam istirahat di luar ruang kelas sekolah setempat, belum lama ini. SMAN 1 Sembalun kebanjiran pendaftar, kuota terlampaui.
JAM ISTIRAHAT: Siswa SMAN 1 Sembalun memanfaatkan jam istirahat di luar ruang kelas sekolah setempat, belum lama ini. SMAN 1 Sembalun kebanjiran pendaftar, kuota terlampaui.

 

LombokPost- Program sekolah gratis meningkatkan minat masyarakat mendaftar di SMAN 1 Sembalun. Jumlah pendaftar pada tahun ajaran baru melampaui daya tampung sebanyak 36 orang.

Sekolah hanya menyediakan kuota bagi 115 siswa. Tingginya jumlah pendaftar membuat sekolah mengajukan penambahan kapasitas rombongan belajar (rombel) kepada Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) NTB.

Kepala SMAN 1 Sembalun Johri mengatakan, sekolah telah mengajukan izin tertulis. Sekolah meminta jumlah siswa dalam setiap rombel dapat ditambah menjadi 40 orang. Langkah itu ditempuh agar seluruh calon siswa dapat terakomodasi. Sebab, tidak ada SMA negeri lain di wilayah Sembalun.

Baca Juga: Aviqa Askana Ansari Juara Nasional Pencak Silat, Siswi MTsN 3 Mataram Harumkan Nama NTB

“Kami minta izin tertulis kemarin ke dinas untuk bisa 40 (siswa) per rombel agar anak-anak ini terakomodir semua. Karena kita mau arahkan ke sekolah lain tidak ada, ini satu-satunya SMA di sini,” ujar Johri.

Menurut dia, kebijakan sekolah gratis menjadi salah satu faktor meningkatnya jumlah pendaftar. Selama dua tahun terakhir, sekolah menghapus Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP).

Kebijakan itu membuat orang tua tidak lagi dibebani biaya pendidikan rutin. Jumlah peminat pun terus meningkat dari tahun ke tahun.

Baca Juga: Komisi V DPRD NTB Dorong Siswa SMKN 4 Mataram Siap Kerja dan Berdaya Saing

Selain pendidikan reguler, SMAN 1 Sembalun memperluas akses belajar melalui SMA Terbuka Sembalun. Program itu ditujukan bagi Anak Tidak Sekolah (ATS) agar dapat kembali menempuh pendidikan formal.

Johri mengungkapkan, program SMA Terbuka Sembalun kini memasuki tahun kedua. Pada tahun pertama, program itu menjaring 40 peserta didik. Sementara tahun ini, sekitar 20 siswa bergabung untuk melanjutkan pendidikan.

“Upaya kita untuk anak-anak yang putus sekolah adalah membuka SMA Terbuka Sembalun. Kami selalu bersosialisasi agar masyarakat bisa memajukan sekolah kita karena bangunannya sudah banyak dan memadai,” katanya.

Baca Juga: Dana BOS Kini Bisa untuk Honor PPPK di NTB, Tambahan Rp 500 Ribu per Bulan

Sekolah juga terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana. Melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2023, sejumlah ruang kelas yang rusak telah direhabilitasi.

“Dengan fasilitas yang semakin baik, kami optimistis mampu menekan angka putus sekolah dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di kawasan Sembalun,” pungkasnya.

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Lombok Post
Sekolah Gratis NTB Pendaftaran SMAN 1 Sembalun SMA Terbuka Sembalun sman 1 sembalun sekolah gratis