SMKN 4 Mataram Bentuk LSP P1, Sertifikasi Kompetensi Siswa Dimulai 2026

Jay • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 16:58 WIB
PRAKTIK: Siswa SMKN 4 Mataram jurusan kuliner melaksanakan praktik di kafe sekolah setempat, belum lama ini.
PRAKTIK: Siswa SMKN 4 Mataram jurusan kuliner melaksanakan praktik di kafe sekolah setempat, belum lama ini.

 

LombokPost- SMKN 4 Mataram menyiapkan Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Kesatu (LSP P1) yang akan beroperasi mulai 2026. Lembaga itu akan memudahkan sertifikasi kompetensi siswa sesuai standar dunia kerja.

Kepala SMKN 4 Mataram Iwan Supriadi mengatakan, sekolah selama ini masih menjadi jejaring lembaga sertifikasi profesi milik sekolah lain. Jurusan Usaha Perjalanan Wisata (UPW) menginduk ke LSP SMKN 2 Mataram. Sementara jurusan perhotelan, kuliner, tata busana, dan kecantikan menjadi jejaring LSP SMKN 1 Lembar serta SMKN 1 Praya.

Kondisi itu akan berubah mulai 2026. SMKN 4 Mataram mendapat bantuan pemerintah untuk membentuk LSP P1. Saat ini, sekolah sedang menyiapkan seluruh administrasi pendiriannya.

Baca Juga: Kemenag Kota Mataram Perkuat Satgas Perlindungan Anak, Cegah Perundungan di Madrasah

“Terhitung mulai tahun 2026, karena kami mendapat bantuan dari negara untuk mendirikan LSP P1, maka kami sedang menyusun administrasinya,” ujar Iwan.

LSP P1 SMKN 4 Mataram akan menjadi pusat sertifikasi kompetensi siswa dari seluruh program keahlian. Melalui lembaga itu, sekolah dapat menerbitkan sertifikat kompetensi secara mandiri.

Sertifikat itu menjadi bukti keahlian lulusan sebelum memasuki dunia kerja. Sebagai tahap awal, sekolah menyiapkan sedikitnya tujuh skema sertifikasi. Jurusan perhotelan menyiapkan skema front office dan housekeeping.

Baca Juga: Marsha Nouvalia Putri Raih Emas Indonesia World Field Archery 2026, Harumkan MAN 2 Mataram

Sementara jurusan UPW menyiapkan skema tour guiding dan tour planning. Bidang kuliner menyiapkan skema pelayanan hingga kompetensi memasak masakan Indonesia.

Menurut Iwan, sekolah saat ini berfokus menyelesaikan pembentukan LSP P1. Setelah lembaga itu berdiri, sekolah akan menambah skema sertifikasi secara bertahap mengikuti kebutuhan industri.

“Yang penting berdiri dulu LSP P1-nya, baru nanti skemanya kita kembangkan karena butuh biaya besar dan ketersediaan asesor,” jelasnya.

Baca Juga: Sarapan Bergizi Jadi Budaya di SMPN 15 Mataram, Siswa Makin Sehat dan Bebas Sampah Plastik

Pelaksanaan sertifikasi akan dilakukan di Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang memenuhi standar. Langkah itu dilakukan untuk menjaga kredibilitas hasil uji kompetensi.

Asesor juga tidak diperbolehkan berasal dari guru yang mengajar peserta uji. Sekolah akan melibatkan asesor dari sekolah lain maupun praktisi industri. Langkah itu diharapkan menjaga objektivitas hasil sertifikasi sekaligus memperoleh pengakuan profesional.

Lulusan diharapkan memiliki sertifikat kompetensi yang memberikan nilai tambah di dunia kerja. Sertifikasi juga diharapkan meningkatkan daya saing lulusan di tingkat regional maupun nasional.

Baca Juga: SMKPPN Mataram Cetak UMKM Muda dan Petani Milenial NTB dari Desa Wisata Bilebante

Iwan optimistis LSP P1 akan memudahkan siswa memperoleh sertifikat kompetensi yang sah, profesional, dan sesuai standar industri. Langkah itu juga menjadi bagian dari upaya sekolah menyiapkan lulusan yang kompeten, siap kerja, dan diakui dunia usaha serta dunia industri.

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Lombok Post
LSP P1 SMKN 4 Mataram LSP P1 sertifikasi kompetensi siswa sertifikasi kompetensi SMK SMKN 4 Mataram