FKIK Unram Kukuhkan 92 Dokter Baru, Siap Mengabdi hingga Daerah 3T

Jay • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 17:52 WIB
SUMPAH DOKTER: Puluhan dokter baru FKIK Unram diambil sumpahnya pada pengambilan sumpah dokter ke-57 di Hotel Lombok Raya, Selasa (4/8).
SUMPAH DOKTER: Puluhan dokter baru FKIK Unram diambil sumpahnya pada pengambilan sumpah dokter ke-57 di Hotel Lombok Raya, Selasa (4/8).

 

LombokPost- Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Mataram (Unram) kembali mencetak dokter baru yang siap memperkuat layanan kesehatan di Indonesia. Sebanyak 92 dokter baru FKIK Unram resmi mengucapkan sumpah dokter pada pengambilan sumpah dokter ke-57 yang digelar di Hotel Lombok Raya, Selasa (4/8). Kehadiran 92 dokter baru FKIK Unram ini menjadi tambahan tenaga medis yang dipersiapkan untuk mengabdi di berbagai daerah, termasuk wilayah terpencil, terluar, dan tertinggal (3T).

Pengambilan sumpah dokter ke-57 tersebut menjadi tonggak penting bagi FKIK Unram dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) kesehatan yang kompeten. Para dokter yang baru dilantik kini resmi menyandang profesi dokter dan siap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di berbagai penjuru Indonesia.

Selama menjalani pendidikan profesi, para dokter memperoleh pengalaman praktik diberbagai wahana pendidikan yang menjadi mitra FKIK Unram. Mereka ditempa di RSUP NTB sebagai rumah sakit pendidikan utama, rumah sakit jejaring, puskesmas, hingga institusi pendukung seperti Lanal Mataram, Basarnas, dan BPBD NTB.

Baca Juga: SMKN 4 Mataram Bentuk LSP P1, Sertifikasi Kompetensi Siswa Dimulai 2026

Pengalaman tersebut dirancang untuk membentuk kompetensi dokter yang tidak hanya menguasai ilmu kedokteran, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi dalam berbagai kondisi pelayanan kesehatan. Dengan bekal tersebut, dokter baru FKIK Unram diharapkan mampu memberikan pelayanan yang profesional sekaligus responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Hingga pengambilan sumpah dokter ke-57 ini, FKIK Unram telah meluluskan 1.134 dokter sejak Program Studi Pendidikan Dokter berdiri pada 2003. Prestasi akademik para lulusan juga terus menunjukkan tren positif. Persentase kelulusan first taker mencapai 92,9 persen, jauh melampaui standar nasional yang ditetapkan sebesar 80 persen.

Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan juga diwujudkan melalui pengembangan program akademik. Saat ini FKIK Unram telah memiliki satu Program Magister Kesehatan Masyarakat dan sembilan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Pengembangan tersebut menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan dokter spesialis sekaligus memperkuat layanan kesehatan nasional.

Baca Juga: Kemenag Kota Mataram Perkuat Satgas Perlindungan Anak, Cegah Perundungan di Madrasah

Dekan FKIK Unram Dr. dr. Arfi Syamsun mengingatkan para dokter baru agar tidak ragu mengabdikan diri di wilayah 3T. Menurutnya, keberadaan dokter di daerah tersebut tidak hanya penting untuk memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi teladan dan inspirasi bagi generasi muda.

"Kalau ada kesempatan bertugas di daerah 3T, berangkatlah. Di sana ada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan, dan ada anak-anak yang menunggu sosok inspirasi," pesannya.

Ia berharap seluruh 92 dokter baru FKIK Unram mampu menjalankan profesinya dengan integritas, dedikasi, dan semangat pengabdian. Kehadiran dokter baru FKIK Unram di berbagai daerah diharapkan semakin memperkuat pemerataan pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas layanan medis bagi masyarakat Indonesia.

Editor : Redaksi Lombok Post
Sumber : Lombok Post
dokter baru Unram 92 dokter baru FKIK Unram pengambilan sumpah dokter ke-57 Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Unram FKIK Unram